Pembalasan Dendam

Pembalasan Dendam

  • WpView
    LECTURAS 16
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 12
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, may 25, 2022
Jerry kemudian melanjutkan merapikan dan menyusun buku-buku tersebut. Saat menarik sebuah buku, secarik kertas jatuh dari dalam sebuah buku. Jerry mengambil kertas itu dan membukanya. Saat membaca isi dari kertas itu, Jerry menggertakkan gigi-giginya. Dia melipat kertas itu lalu memasukkannya ke dalam saku celana. Jerry membuka buku itu dan lagi-lagi ekspresi Jerry berubah. Jerry memegang buku itu dengan tangan kirinya, sementara tangan kanannya merapikan sisa buku di rak.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mantra Penghancur Moral
  • Rumah Biasa : Akhir Datang Lebih Awal
  • MEREKA TERUSIK
  • susuk
  • Romper Pared [END]
  • BUTCHER

"Gadis kecil sepertimu tidak mungkin akan bernasib sama seperti kami. Kau bisa saja lolos dari tuduhan yang akan menyeretmu ke pengadilan kalau kau mempertimbangkan pilihan yang kau punya. Selama kau menerima uluran tanganku, tak ada yang tak mungkin bagimu, termasuk situasi yang tidak bisa kau menangkan." ~ Azrael Naira Valeria, gadis berumur empat belas tahun yang hidup dalam penderitaan dan menjadikan toko buku tua sebagai pelariannya, tempat dimana dia menjumpai sebuah buku aneh dengan cakaran merah melintang di sampul belakang. Rasa penasaran membawa Naira menjelajahi isi buku yang mempertemukannya dengan makhluk misterius yang menawarkan persahabatan dengan tiga konsekuensi mengerikan. Persahabatan menggiurkan yang makhluk itu tawarkan mulai merubah hidupnya. Makhluk itu mulai memenuhi permintaannya dengan cara yang tak bisa dijelaskan logika manusia hingga pada satu titik, kebahagiaan sementara itu perlahan lenyap dan digantikan oleh rasa was-was yang terus tumbuh. Semakin Naira terikat dengan sang makhluk, semakin Naira merasakan ada sesuatu yang salah dan mungkin persahabatannya dengan sang makhluk adalah awal dari suatu kehancuran. ‼️DILARANG KERAS UNTUK MENGAMBIL SEGALA HAL YANG BERHUBUNGAN DENGAN CERITA‼️ ⚠️ Disclaimer: Suatu kebetulan jika terdapat kesamaan antara nama tokoh, tempat, dan lain sebagainya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido