KALEA
  • WpView
    Lecturas 11
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, abr 24, 2022
WpInfo
Ficción
Romance
To be Honest, Maaf kalau cover ceritaku gak menarik. Tetapi coba kalian baca dulu Prolog & Part 1 nya hehehe :D Maaf aku ga pandai buat cover, Cover ini aku buat sesuai dengan Suasana Hatiku. Aku sengaja membuat dengan Nuansa Happy. "Terima. Gue gasuka pemberian Gue ditolak." Ucap Lagi Cowok itu. "Makasih" Satu kata, Namun beribu makna. Alea menyantap makanan yang diberi Cowok itu. Dalam hati ia tertegun "Duh makanannya enak lagi. Dia masak ini pake Resep apa ya" Ucap nya dalam hati sambil mencuri pandang. "Kenapa lo? Gaenak makanannya? Gue masak sendiri maklum aja kalo gaenak" Ucap Cowok itu. "Eh enggak kok, ini enak banget, Gue suka. Lo hebat bisa masak, Padahal lo cowok. Resepnya apa?" Puji Alea. "Makasih. Bisa masak kan ga harus diliat dari Gender" Alea terdiam. Dirinya merasa salah ucap, Ia takut kalau omongannya menyakiti perasaan orang lain. Tanpa Egois, Alea langsung meminta Maaf. "Maaf, ga bermaksud gitu. Tapi jujur ini enak banget! Lo mau gak ajarin gue masak pake Resep-resep makanan Lo?" "Boleh, Atur waktu aja" "Kale !!" Panggil Devan dari kejauhan "Gue duluan ya, Jangan lupa kotak makannya balikin lagi nanti sepulang sekolah. Lo cepet sembuh, Gue tinggal ya, See u" Ucap Kale Alea baru menyadari bahwa yang sedari tadi mengobrol dengannya adalah Kale, yang Salsa maksud.
Todos los derechos reservados
#23
kale
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • ROMANCE FROM HIGH SCHOOL
  • DeaSea
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • ON SIGHT (Completed)
  • Hurt Love
  • 27 FEBRUARI
  • RadenRatih
  • We Are One
  • THE CLIMB [Completed]
  • My Brother | X1

"Semua tak seperti yang diharapkan. Cinta hanya ada dalam mimpi, cinta hanya ada dalam hati, cinta hanya terungkap dari tulisan ini." "Kali ini pagi menceritakan tentang dingin malam, tentang kopi yang begadang, dan doa-doa sisa air mata." "Ternyata aku masih terlalu mentah untuk mekar bersamamu, aku masih terlalu kanak-kanak untuk mengiringi langkahmu. Untuk lembar-lembar berikutnya, tulislah kisah barumu." "Hari kemarin atau esok sama saja dengan hari ini. Duka dan suka menjadi seirama lagu, matahari di luar, matahari dalam hati menyatu dalam kepiluan sukmaku." "Ada yang meleleh di ujung kedua mataku, begitu goretan-goretan pena itu selesai kubaca. Ternyata bendungan air mataku tidak terlalu kuat sehingga jebol lagi, meski baru sedikit."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido