Fana
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 26, 2023
Masih SMA udah nikah?!! Oke mungkin ini bukan hal asing lagi yang kalian dengar didalam kisah fiksi. Bukan kisah biasa apalagi luar biasa. Silahkan dibaca apabila kalian bersedia. Auristela Deolinda dan Afan Lenuartha, keduanya tidak saling mengenal walaupun satu sekolah. Sampai hal tak terduga terjadi, Uri gadis itu tiba tiba membela Afan yang sedang dibully. Padahal biasanya gadis itu hanya diam menonton. Lalu sederet peristiwa mulai menghampiri keduanya. Keadaan memaksa untuk bersama. Hidup diatap yang sama dengan status sebagai pasangan. Hidup bersama Afan membuat Uri bisa tertawa lepas dan hari harinya lebih berwarna. Sampai kehidupan penuh keceriaan itu berubah suram. Ketika fakta mengenai dirinya, orang tuanya, adiknya dan sosok Afan yang sebenarnya menghancurkan semua itu.
All Rights Reserved
#845
basket
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nathalea
  • Goodbye
  • AKSA & AFNA
  • DILEMA CINTA [END] COMPLETED
  • Lebih dari Teman [✔️]
  • Hiraeth || Huang Renjun (SUDAH TERBIT)
  • SABDA [Moving]
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]
  • TRAUMA
  • Teruntuk Luka [Completed]
Nathalea

Anak Kedua dengan Seribu Tangisnya "Lea, nanti kalau udah gede jagain abang sama adeknya." "Terus yang jagain Lea siapa?" "Lea anak cewek, jadi harus mandiri." Sejak kecil, Nathalea Arunika Senjana (Lea) hidup dengan beban yang tak seharusnya ia tanggung. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, ia harus menjadi pengganti kakaknya yang gagal dan selalu mengalah untuk adiknya. Ibunya tidak pernah melihat perjuangannya. Bagi sang ibu, Lea hanya anak yang harus menurut, yang harus bisa segalanya tanpa mengeluh. Setiap kesalahan selalu dibebankan padanya, setiap keluhan dianggap sebagai alasan. Di sisi lain, ayahnya tak pernah peduli. Kesibukannya bekerja membuatnya tak pernah benar-benar hadir dalam hidup Lea. Tidak ada sosok yang bisa ia andalkan, tidak ada tempat untuk bersandar. Baginya, rumah bukanlah tempat pulang yang hangat, melainkan tempat di mana ia harus terus berjuang sendirian. Tidak peduli seberapa lelah atau sakitnya ia, Lea harus tetap kuat. "Mama nggak mau tahu, kamu harus bisa!" "Papa sibuk, jangan ganggu Papa dengan hal sepele." Lea terus berusaha menjadi kuat, menelan semua sakitnya sendirian. Tapi sampai kapan? Sampai kapan ia harus menahan semua luka yang tak pernah terlihat? Sampai kapan ia harus selalu salah dan tak pernah dimengerti? 🥈#hujan 25/04/2025 🥇#terluka 11/09/2025 🥇#tekanan 26/04/2025 6 #broken 22/04/2025 3 #anaktengah 21/03/2025 1 #bandung 25/09/2025 no coppy, usahakan vote [on going]

More details
WpActionLinkContent Guidelines