Mesin Waktu Kolonial Belanda

Mesin Waktu Kolonial Belanda

  • WpView
    Leituras 390
  • WpVote
    Votos 47
  • WpPart
    Capítulos 5
WpMetadataReadEm andamento
WpMetadataNoticeÚltima atualização sáb, nov 4, 2023
Nama gw Angga, gw murid SMA, gw anak tunggal. Gw, pindah dari Jakarta ke Bandung, dan keluarga gw mendapatkan rumah, rumah itu sangat khas Belanda, megah, luas, dan unik. Kisah ini di mulai saat gw tidak sengaja melakukan itu,,,, . . . . . YUK, LANGSUNG AJA BACA CERITA YG SAYA BUAT!😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄😄 JANGAN LUPA FOLLOW DAN VOTE YAA,, SAYA BUTUH DUKUNGAN KALIAN SEMUA ಥ‿ಥ
Todos os Direitos Reservados
#172
thiller
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Panca dan Pembongkar Makam
  • KELUARGA VAN DIJK
  • [Lacrimosa]; Dara-Dara Runtuh
  • Rania van Batavia [✔️]
  • STORY OF KENDALL
  • Aku Tau Tentang Mereka
  • AKANDRA
  • perjalanan waktu

Orang-orang sudah berkumpul dalam waktu singkat. Mereka penasaran dengan apa yang akan dikatakan si pembawa berita. "Ki Lurah ... makam ... makam ...." "Makam apa?" "Makam ...almarhum ... Raden ... Wiguna ...." "Ada apa dengan makam ayahku?" "Heehhhh ...." Si pembawa berita malah menarik nafas panjang. Orang lain menunggu kalimat selanjutnya. Mata si pembawa berita melirik ke orang-orang yang berkumpul dan bertambah banyak. Mereka pun balik menatap. "Makam almarhum Raden ... Wiguna ... ada yang membongkar ...." --------------------------------------------- Panca kaget ketika mendapati makam kakeknya, Raden Wiguna sudah dibongkar oleh orang yang tak dikenal. Semua anggota keluarga marah. Mereka bermaksud mencari pembongkar makam itu, tapi tidak tahu harus mencari ke mana. Bagaimana kelanjutan ceritanya? Silakan membaca, memberi bintang dan berkomentar ya ... --------------------------------------------- Sebuah cerita dengan latar Batavia dan sekitarnya di akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 pada masa kolonial Hindia Belanda. Ini bukan cerita silat meskipun berlatar masa lalu. Silakan kamu membayangkan bagaimana situasi dan kondisi masa itu. Masa dimana bangsa Eropa masih mendominasi bangsa pribumi. Ilustrasi dan sampul direkayasa menggunakan Canva.

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo