Story cover for BARISTA CAFE by Fatikadama
BARISTA CAFE
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 10
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Dec 14, 2021
Kisah ini tentang seorang gadis desa yang ingin pergi ke luar kota demi membantu ekonomi di keluarganya. Dia adalah Neira Anada.

Dia pergi sendiri keluar kota dengan tekat menemukan lowongan kerja.

Memulai dari bawah adalah hal yang sulit. Tapi menyerah juga bukanlah jalan keluar, dia yakin suatu saat akan ada keajaiban yang datang dalam hidupnya.

"Mulailah semua usahamu dari bawah, lalu berkembanglah dan kamu akan memetik hasil yang selama ini kamu tanam" 
  _Neira Anada 

Eits.. tapi jangan salah, Nada bukanlah gadis kalem seperti gadis desa lainnya. Bahkan dia juga bisa menyanyi tidak jelas di rumahnya.



°°°°

[Jangan lupa follow author ya]
jangan lupa juga vote dan kasih saran
selamat membaca🤍

Cover : Pinterest
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add BARISTA CAFE to your library and receive updates
or
#475kuat
Content Guidelines
You may also like
Alamanda (Telah Terbit) by rahminurfitriana
47 parts Complete
Fiksi ini bercerita tentang kehidupan Alam yang penuh derita. Sejak kecil ia sudah menjadi gelandangan dengan kecacatan yang menambah kesulitan hidupnya. Setelah beberapa kali Alam mencoba untuk bunuh diri, ia selalu selamat. Namun, ketika ada satu hal yang membuatnya merasa lebih baik untuk melanjutkan kehidupan, ia justru mengalami kecelakaan yang tak diinginkannya. Seiring berjalannya waktu, Alam berhasil memperbaiki hidupnya walau pada akhirnya ia harus kehilangan wanita yang sangat dicintai olehnya. Bukan hanya Alam. Si cantik Manda juga merasakan derita yang serupa. Luka membuatnya menganggap bahwa mengakhiri hidup adalah jalan keluar satu-satunya. Menjadi seorang pelacur tentu bukan cita-citanya. Sayangnya, ia terjebak di keadaan pedih tersebut dengan perasaan yang kian tersiksa. Manda terus berusaha untuk keluar dari dunia bak penjara itu, apapun yang terjadi, bagaimanapun luka yang tercipta ia yakin bahwa peluang untuk bahagia masih ada untuknya. Alam: Aku merasa telah menjadi sampah dunia yang tak berguna. Juga seperti abu yang sudah terbakar berkali-kali. Pernah aku mencoba untuk mengakhiri hidup. Sekali, dua kali, tiga kali, tapi aku selalu selamat. Lalu aku kembali menabrakkan diri dan menjatuhkan diriku yang cacat dari ketinggian serta menelan racun. Aku, tetap selamat. Cahaya putih dapat kulihat lagi saat aku terbangun. Jika orang lain berbahagia karena masih berkesempatan untuk hidup di dunia, aku justru merasa tersiksa setiap kali gagal membuang nyawaku. Manda: Lima tahun setelah pernikahan Ayah dan ibuku, lahirlah aku. Bayi perempuan yang katanya tidak pernah diharapkan oleh ayahku. Aku tidak mampu mengingat banyak hal tentang kehidupan masa kecilku. Tapi peristiwa mengerikan yang pertama adalah di saat aku berusia 14 tahun. Aku dipaksa menjadi seorang pelacur.
You may also like
Slide 1 of 9
Alamanda (Telah Terbit) cover
ALEYA~~ cover
Nathalea cover
Aidan & Nara (END) cover
Dalam Mercusuar [END] cover
Cinta yang Sesungguhnya END ( ORINE JKT48 ) cover
𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT] cover
Senyum Dibalik Duka cover
HANYA AKU DAN KAMU cover

Alamanda (Telah Terbit)

47 parts Complete

Fiksi ini bercerita tentang kehidupan Alam yang penuh derita. Sejak kecil ia sudah menjadi gelandangan dengan kecacatan yang menambah kesulitan hidupnya. Setelah beberapa kali Alam mencoba untuk bunuh diri, ia selalu selamat. Namun, ketika ada satu hal yang membuatnya merasa lebih baik untuk melanjutkan kehidupan, ia justru mengalami kecelakaan yang tak diinginkannya. Seiring berjalannya waktu, Alam berhasil memperbaiki hidupnya walau pada akhirnya ia harus kehilangan wanita yang sangat dicintai olehnya. Bukan hanya Alam. Si cantik Manda juga merasakan derita yang serupa. Luka membuatnya menganggap bahwa mengakhiri hidup adalah jalan keluar satu-satunya. Menjadi seorang pelacur tentu bukan cita-citanya. Sayangnya, ia terjebak di keadaan pedih tersebut dengan perasaan yang kian tersiksa. Manda terus berusaha untuk keluar dari dunia bak penjara itu, apapun yang terjadi, bagaimanapun luka yang tercipta ia yakin bahwa peluang untuk bahagia masih ada untuknya. Alam: Aku merasa telah menjadi sampah dunia yang tak berguna. Juga seperti abu yang sudah terbakar berkali-kali. Pernah aku mencoba untuk mengakhiri hidup. Sekali, dua kali, tiga kali, tapi aku selalu selamat. Lalu aku kembali menabrakkan diri dan menjatuhkan diriku yang cacat dari ketinggian serta menelan racun. Aku, tetap selamat. Cahaya putih dapat kulihat lagi saat aku terbangun. Jika orang lain berbahagia karena masih berkesempatan untuk hidup di dunia, aku justru merasa tersiksa setiap kali gagal membuang nyawaku. Manda: Lima tahun setelah pernikahan Ayah dan ibuku, lahirlah aku. Bayi perempuan yang katanya tidak pernah diharapkan oleh ayahku. Aku tidak mampu mengingat banyak hal tentang kehidupan masa kecilku. Tapi peristiwa mengerikan yang pertama adalah di saat aku berusia 14 tahun. Aku dipaksa menjadi seorang pelacur.