Teruntuk Rindu

Teruntuk Rindu

  • WpView
    Reads 167
  • WpVote
    Votes 47
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Feb 6, 2022
Tak pernah kuragu dan slalu kuingat Kerlingan matamu dan sentuhan hangat Ku saat itu takut mencari makna Tumbuhkan rasa yang sesakkan dada Kau datang dan pergi, oh, begitu saja Semua kut'rima apa adanya Mata terpejam dan hati menggumam Di ruang rindu kita bertemu (Ruang Rindu, Letto) Sepenggal celoteh sendu untuk rasa bernama rindu. Teruntuk Rindu di dalam kalbuku tak lelahkah kau terus menerus menghunjamku dengan kenangan tentang masa lalu?
All Rights Reserved
#572
diam
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Yang Terluka
  • Mencintaimu Dari Ujung Senja
  • Rindu
  • Antara Jarak Dan Waktu
  • aku atau dia? || Fenly Un1ty ||
  • Meninggalkan Tanpa Pamit
  • Hanya Rindu Dan Trauma
  • Langit.
  • Paper Hearts

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines