Genggam

Genggam

  • WpView
    Reads 15
  • WpVote
    Votes 7
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 17, 2022
'KAMU AKAN PAHAM' "dalam bayang sekalipun akan ku genggam tanganmu." Gina tertawa hambar melihat batu nisan didepannya.Air matanya tak henti luruh membasahi kulit pucat pasinya.Dua gundukan tanah yang masih basah itu membuat nafasnya tercekat. "Bohong!" Kekeh gina mencengkram kuat batu nisan dengan kedua tangannya. "Lo berdua kenapa ninggalin gueeee" teriak gina histeris,ia kembali terisak dan menyalahkan takdir. "Seandainya lo gak ada disana lo gak akan jadi korban." Tangis gina terdengar pilu.Ia mengusap batu nisan dengan gemetaran yang terpampang nama seseorang yang begitu berarti dalam hidupnya. "Dan seandainya gue gak egois,gua gak akan kehilangan lo." Air matanya kian membanjir membasahi pipinya,ia menunduk dalam dan tak henti-hentinya menyalahkan semuanya. "Guee gak mauuu.." Isak gina menjambak rambutnya,ia sungguh tak mampu ada diposisi begini. Ini terlalu sakit!. "Genggam gue ibral..." pinta gina meringis kala ia tak sengaja menjambak lebih keras kepalanya. "Genggam gue dinaa.." sungguh,ia benar-benar tak sanggup akan hal ini. "Bawa aku ikuttt..." ____________
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KOTA BANDUNG & GITA
  • AFIKA [ ENDβœ” ]
  • gadis boneka? (END)
  • SENJA DI PUNCAK TANGKILING
  • 27 FEBRUARI
  • Pelangi Di Matamu
  • ππ‹π€π˜ π†πˆπ‘π‹ πŠπ€π‹π„π€
  • BUMANTARA
  • GUNFA
  • Aksara Nifa [End]

-Seperti halnya matahari dan bulan, semakin lama akan semakin terbenam dengan cahaya yang penuh kelam- -Gita. "Gue sayang lo den" nada bicara Gita terdengar sangat bergetar, menahan tangis yang semakin membuat dadanya sesak tak karuan "Gue, gue juga sayang lo" ucap Raden "Tapi lo ngga cinta gue den..." Gita tersenyum miris "Gue cinta Anaya, tapi gue sayang lo." ---------- "Lo mau hidup mau mati juga tetep di cap layaknya seorang sampah git" ucap Kalisa "Gue tau kok ca" ---------- "GUE CAPE GUE CAPE!! KENAPA DUNIA GA BERPIHAK SAMA GUE, APA GUE HARUS JADI JALANG DULU KAYAK KAKAK BIAR BISA DISAYANG SAMA KELUARGA!" Teriak Gita, ia memukul mukul dadanya dengan sangat kencang "Peluk gue" "C-cakra?" "Sini peluk gue, luapin apa yang lo pendem selama ini ta" Gita berlari kepelukan Cakra, mereka berdua itu sama sama sakit, tapi dengan cara yang berbeda. -------- "CAKRA AWASS!!!" BRUK!!!

More details
WpActionLinkContent Guidelines