You : Unspoken Feelings

You : Unspoken Feelings

  • WpView
    Reads 275
  • WpVote
    Votes 46
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 28, 2022
Tak tersuarakan, ya? Tak apa. Hal itu lumrah. Disini, aku hanya sekedar perantara, yang juga merasakan hal yang sama. Dan perihal puisi atau sajak pun, aku hanya sekedar penikmatnya saja. Karena dalam hal merangkai kata, aku masih terlalu payah. Mungkin, ada yang bernasib sama? : (perasaan) yang terlalu takut untuk kamu suarakan
All Rights Reserved
#64
asmaraloka
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CERPEN (END)
  • Chantika
  • Surat Cinta untuk Diriku Sendiri
  • blanc et noir
  • Coretan Hitam
  • Jatuh Cinta itu Luka
  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Filosofi Semesta (COMPLETE)
  • Ruang Cerita - Tentang Rasa
  • Buku Ini Gak Konsisten, Tapi Ya Sudahlah

Pernah gak sih kamu suka sama seseorang tapi hanya sebatas rasa dan gak pernah bisa mengungkapkannya, mungkin ajah kamu takut tapi sebenarnya juga malu jika harus berhadapan langsung sama orang yang kamu sukai jadinya kamu cuma berusaha buat nutupin perasaan kamu dan sekedar diam dan canggung atau awkward jika berhadapan sama orang yang kamu sukai alhasil kamu jadi terlihat seperti orang absurd dan aneh diharapkannya. Aku adalah puisi bersyair harapan, bersajak rindu, serta berbaiat kenangan dan masa lalu, mencoba melupa namun tak kuasa, hanya dapat menggenggam kenangan dan masa lalu dalam harapan rindu yang ingin ku ubah menjadi kenyataan. Namun aku sadar masa lalu tetaplah sebuah masa lalu, tak perlulah berharap banyak padanya jikapun nantinya dia kembali datang kisahnya jelas sudah tak sama. Lantas kenapa hati ini tak ingin berhenti berharap, padahal ia sendiri tahu bahwa masa lalu telah meninggalkannya. Dan yang meninggalkan semestinya tak untuk dikejar bukan?. Bukan kisah Romeo dan Juliet yang kisahnya apik tertulis dan juga di filmkan, bukan pula tentang Rama dan Shinta yang termasyhur. Bukan orang kaya, cuma orang biasa, bukan penulis tapi hanya seseorang yang ingin meluapkan setiap perasaan lewat bait kata-kata dan juga goresan tinta yang tertulis bersama hati dan juga perasaan. ***

More details
WpActionLinkContent Guidelines