Jagat mendekati Lin dengan ekspresi wajah marah namun terkendali. "Sayang," katanya dengan nada tegas tapi dingin. "Jangan coba-coba kabur lagi. Masuk ke dalam mobil sekarang juga!" Lin berjalan mundur, memohon dengan air mata yang mulai mengalir di pipinya. "Nggak mau! Aku nggak mau sama kamu!" Jagat tidak menggubris permohonan itu. Dengan nada yang lebih tajam, dia melanjutkan, "Masuk ke mobil selagi aku memintanya baik-baik. Atau aku akan menyeretmu masuk. Jangan buat ini lebih sulit dari yang seharusnya, Rey."
More details