Bocah-bocah di Bawah Pohon Asam
25 chapitres Terminé sebuah desa kecil bernama Pabean, tempat pohon asam tua menaungi jalan kenangan, tumbuhlah kisah anak-anak sekolah dasar yang perlahan belajar tentang hidup, persahabatan, dan perasaan yang tak bisa mereka namai. Midum, bocah laki-laki yang canggung tapi peka, menapaki hari-hari bersama Melisa-teman sekelas yang tumbuh lebih cepat darinya, baik fisik maupun keberaniannya bersuara.
Lewat kegiatan sekolah, lomba pramuka, dan interaksi sederhana seperti ejekan yang diselipkan rasa suka, Midum menyimpan diam-diam kecemburuan dan kekaguman. Hadir pula sosok Zarnuji yang tak hanya cerdas, tapi juga sering menjadi pasangan Melisa dalam banyak kegiatan, memperdalam konflik kecil di hati Midum.
Cerita ini adalah potret halus masa kecil tahun 1980-an, yang dituturkan dengan liris dan jujur. Ia mengajak pembaca menengok kembali masa ketika cinta belum sempat disebut, namun terasa begitu dalam.