Aku Bukan Aisyah

Aku Bukan Aisyah

  • WpView
    Reads 116,760
  • WpVote
    Votes 6,027
  • WpPart
    Parts 15
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 16, 2019
Fadli tercengang melihat calon istrinya masuk menawarkan sepiring brownies. Gadis kecil berusia sembilan tahun yang mengenakan jilbab pink itu adalah Aisyah. Perempuan yang akan dinikahinya. Sementara Aisyah kecil terlihat senang ketika mendapat hadiah boneka panda dari tamu ummi Rina. Pria dewasa yang baik hati dan murah senyum itu selamanya akan melekat dalam ingatannya. Sebab kata ummi Rina, pria itu akan datang untuk menjemputnya. Sanggupkah Aisyah menjalani wasiat Abahnya yaitu menikah dengan seorang pria dewasa yang asing baginya? Bagaimana masa depan rumah tangganya kelak? Apakah ia akan bahagia?
All Rights Reserved
#1
pembangunjiwa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Lantunan Surah Asy-Syams
  • untuk imamku ( End )
  • Benthala Gharam
  • Perfect My Husband (end)
  • Cahaya Di Ujung Penantian
  • Ustadzku Imamku (Tamat)
  • Fadel & Aisyah (our destiny) - END
  • DIBALIK HIJAB MASJID (TAMAT)
  • Menikahinya Dalam Diam (On Going)
  • Untukmu Imamku

"Yayah! Mau kan jadi Yayah benelannya Aila?" tanya Aira dengan begitu gemas. Fadhil tersenyum lembut sambil mengusap puncak kepala gadis kecil di gendongannya. "Tanya Bunda kamu, mau apa tidak menikah dengan Yayah kamu ini?" Nayara yang berdiri tak jauh dari dua orang itu menunduk dalam. Ia meremas ujung jilbab panjangnya karena lontaran kalimat dari lelaki yang baru-baru ini hadir dalam kehidupannya dan putrinya. _____ Aira itu seperti matahari, dia bersinar menerangi setiap kegelapan dalam hidup Nayara. Aira telah membawa cahaya yang sedikitnya memberi Nayara alasan untuk kembali menjalani kehidupannya dan mencoba melupakan masa lalunya. Di sisi lainnya, bagi Fadhil kehadiran Aira dalam hidupnya adalah anugerah terindah dari Tuhan. Sebab gadis kecil yang menggemaskan itu telah menuntunnya menuju matahari yang dirinya cari untuk menyempurnakan harinya. Aira adalah perantara yang di kirim Tuhan untuknya agar bisa bertemu seorang perempuan sederhana yang ia yakini akan menjadi penyempurna ibadahnya. _____ "Mas, Aya boleh bertanya sesuatu?" Perempuan dengan balutan mukena itu menatap penuh harap pada sosok lelaki yang kini duduk bersila di hadapannya sambil memegang mushaf Al-Qur'an di tangannya. "Tentu boleh, tidak ada larangan. Jadi istrinya Mas ini mau bertanya apa hm?" Lelaki itu sedikit mencondongkan tubuhnya lebih dekat. Menunggu pertanyaan apa yang akan istrinya tanyakan. "Kenapa Mas sangat suka dengan surah Asy-Syams?" tanya sang istri. Lelaki itu tersenyum lembut sambil menatap lekat mata istrinya. "Asy-Syams yang artinya matahari. Mas senang dengan nama itu, karena nama itu mengingatkan Mas kepada kamu dan Aira. Kalian seperti matahari yang cahayanya telah menyentuh hati Mas. Dan sebagaimana matahari telah menyempurnakan hari. Seperti itulah kamu dan Aira telah menyempurnakan kehidupan Mas." _____ Ayo di baca beberapa part aja dulu. Siapa tahu kamu tersentuh(◠‿◕)

More details
WpActionLinkContent Guidelines