SINGKAT (Deja Vu)

SINGKAT (Deja Vu)

  • WpView
    Reads 19
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Nov 17, 2022
Ini hanyalah pelarian, dan apakah kesan terselip di setiap pelarian? Ya, rasa sakit. Datang, dan jangan dulu beranjak pergi sebelum mengucapkan selamat tinggal. Senyum yang teramat dipaksa, dari bayangan awan dan biru, aku juga ingin didengar. start: 17/12/21 finish: -
All Rights Reserved
#380
dejavu
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Pengamat, Terasingkan
  • Indonesian Poetry
  • Story of Blue - Kemana Lagi Kamu Berlayar Kali Ini? (Poetry)
  • 𝐒𝐚𝐛𝐢𝐫𝐮 𝐃𝐚𝐧 𝐋𝐚𝐮𝐭 𝐁𝐢𝐫𝐮
  • Rangkaian Aksara
  • DIVIDED LOVE
  • Bandung Dan Segala Lukanya
  • SAGARA 2 ✓
  • Biru Milikku ✔

kumpulan puisi tentang keadaan di sekitar bagaimana perasaan seseorang ketika kegelapan yang datang. Hawa dingin yang mampu membuat tubuh mu menggigil tanpa ada yang memberi sebuah pelukkan, agar kau tenang. kesedihan yang menyiksa seakan itu adalah pernyakit mematikan yang membunuh secara perlahan. jika kamu pernah atau tidak merasakan maka cobalah mengerti bahwa kesepian dan kesendirian itu sama, begitu menyakitkan. 🍂🍂🍂🍂 [TAMAT]

More details
WpActionLinkContent Guidelines