Three Little Words (2021)

Three Little Words (2021)

  • WpView
    LETTURE 1,268,947
  • WpVote
    Voti 43,327
  • WpPart
    Parti 53
WpMetadataReadCompleta dom, gen 19, 2025
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Caca mencintai Marel, tapi Marel tidak tahu dan tidak akan pernah mengetahui hal itu. Sebab bagi Marel, Caca hanya adik kecil yang selalu menjadi kecil di matanya. "Mas Marel dan Mbak Anin bakalan nikah, Ca. Besok Mas Marel bakalan datang buat ngelamar Mbak Anin." Untuk melarikan diri dari rasa sakit pertunangan sang Kakak, Caca memutuskan untuk ikut acara kemping kampus. Takdir mempertemukan Caca dengan sosok tentara galak, dingin, dan tampan di acara perkemahan kampus. Sialnya itu bukan kali pertama mereka bertemu, sudah keempat kalinya mereka bertemu dan Caca selalu dikejutkan dengan pertemuan mereka. "Galak banget, pantes jomblo!" *** [copying and reproduction of this story is prohibited] T h r e e L i t t l e W o r d ©Armelita
Tutti i diritti riservati
#858
triangle
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • A For Z : Young Married [SLOW UP, CUTI LAHIRAN DULU GAES]
  • True Love
  • Seperti Sedang Bermimpi [ON GOING]
  • The Cool My Boy Friend [TAMAT]
  • REYHAN
  • CANTIKA
  • Dangerous Relationship [END] [TERBIT]
  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • I'm Into You, Lily ✓

Cover by pinterest Per part nya singkat 500 - 600 an kata ------------------------ Ini kisah tentang Arqeela Zea , gadis berusia 18 tahun yang lebih suka kesunyiaan dan hal hal yang ia sembunyikan dengan apik. Hingga suatu hari ia harus berurusan dengan laki-laki bernama Arfah Setya Argantara, salah satu triplets Most Wanted di SMA. ********************************* "Lo masih harus dirawat Ze," Ujar Arfah lirih. "Gue ga kenapa-kenapa, dan sekarang gue mau balik ke sekolah," Dengan wajah pucat nya Zea menatap Arfah datar. "Setelah apa yang terjadi, lo masih mikirin sekolah? Lo gila?!" Arfah menaikan sedikit nada bicaranya. "LO YANG GILA! GUE GA HAMIL ARFAH! LO TERLALU LAWAK BILANG GUE KEGUGURAN!" Tubuh Zea merosot, runtuh sudah pertahanannya. Air mata nya mengalir begitu deras. "Maafin gue Ze, gue bener-bener minta maaf," Arfah memeluk tubuh Zea yang gemetar dengan tangis yang pecah penuh sesak, membuat keempat orang lainnya ikut meraskan luka nya.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti