We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Perasaan atau Kehormatan, Hi EX!

Perasaan atau Kehormatan, Hi EX!

  • WpView
    Reads 151
  • WpVote
    Votes 57
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 3, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Untuk diriku sendiri, Bertahan sendiri itu sulit, ya? Aku tahu kamu lelah dengan penantian panjang yang tak jelas mana ujungnya, jalannya saja sudah seperti tak punya garis finish. Tak apa, kita tidak pernah tahu masa depan. Bisa jadi tak hanya aku saja yang menunggu seorang diri, tapi bisa jadi juga aku menunggu sesuatu yang tak akan pernah datang lagi. Kemungkinan terburuk dari kisah ini adalah saat aku menganggap merindukan kamu yang ku nantikan namun kenyataannya aku hanya merindukan kenangan yang belum terlupakan. Untuk pria yang selalu mampir dalam pikiranku, 'Lagi apa? Sudah makan? Lagi dimana?' Mungkin itu adalah pertanyaan sampah sederhana yang aku selalu rindukan darimu, Dhika Harley Zayden! Sudah lebih dari satu dekade berpisah dan tak pernah bertegur sapa, rasanya seperti ada yang salah dan cerita ini belum usai dengan sempurna. Kuceritakan semuanya pada semesta, segala hal yang pernah kita lakukan bersama dan setiap momen cinta yang telah kita abadikan dalam sebuah album foto yang sudah usang itu. Pulang, ya.. Aku menunggumu, cinta pertamaku. Publikasi : 17 Desember 2021 Penulis : lisselycry
All Rights Reserved
#6
dhika
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Misunderstand
  • KIARA [End]
  • My Dangerous Boy
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Cerita Tentang Zeeya
  • Where The Feelings
  • RANNA
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]
  • LENRIC [ALBERIC2]
  • FRIENDzone (Completed)

Aku mencintainya, tetapi karena sesuatu aku pergi meninggalkannya jauh dari hidupnya. Karena kepergianku yang tiba-tiba, aku menyesal mengapa tak ku dengarkan dulu penjelasannya. Mengapa tak ku tanyakan dulu apa maksudnya. Entahlah ini kesalah pahaman yang fatal menurutku. Aku bersembunyi selama lima tahun darinya, guna menyembuhkan hatiku yang terluka dan kecewa. Mungkin sekarang ia sudah bahagia bersama kekasihnya yang baru, entahlah. -Carissa Sabiyya Dalisha *** To: Carissa Sabiyya Dalisha Teruntuk kamu, orang yang masih selalu menghantui tidurku. Kemana kamu pergi, Ca? Aku merindukanmu disini. Apa kesalahanku hingga kamu meninggalkanku seperti ini? Bahkan saat aku kerumahmu tak kutemukan siapapun disana. Tolong kembalilah, aku ingin kamu menjadi jodohku, Ca. Bukan bermaksud mendahului takdir Tuhan. Aku hanya mengusahakan kita kembali seperti dulu. Aku terlalu mencintaimu, hingga saat kamu pergi hatiku tak mampu mencintai siapa pun lagi. Ketahuilah bahwa sampai kapan pun kamu itu tetaplah kekasihku. Entah kapan kamu akan membaca dan membalas pesanku ini, tetapi satu yang harus kamu tahu bahwa aku akan tetap menunggu walau harus sepuluh tahun lagi ataupun seribu tahun lagi. Ku tetap menunggumu, Carissa. From: Fikhar Daneer Allam Copyright©2020 By Intan Wahyu Andini

More details
WpActionLinkContent Guidelines