When The Wind Blows [ O N   G O I N G ]

When The Wind Blows [ O N G O I N G ]

  • WpView
    Reads 38
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 2, 2022
Hari itu, segalanya terasa berbeda. Angin berhembus begitu kencang, hingga ranting-ranting meranggas. Lonceng sekolah tua bergabung bersama bunyi pepohonan atau apa saja yang ditampar angin. Dentingnya keras dan deras. Para pejalan seketika berubah menjadi pelari tatkala melintasi sekolah tua kosong itu dengan raut ketakutan. Himeka mengamati segalanya yang masih berada dalam jarak pandangnya, di balik pintu kaca menuju balkon kamar di lantai dua. Rumah Bibi, tempatnya tinggal, berseberangan dengan sekolah itu. Detik berikutnya, pupil Himeka membesar. Seakan tak percaya dengan apa yang dilihat, tangannya bergerak cepat untuk mengucek kedua mata. Ketika kelopak matanya terbuka, aku terpaksa harus percaya tidak ada yang salah dengan mataku dan tadi tidak ada halusinasi, di sana ia memang ada. Iris yang begitu gelap itu tepat menembak iris cokelat milik Himeka dan tidak ada emosi sama sekali di wajahnya, sementara jemarinya mencengkram gerbang besi sekolah yang sudah amat berkarat. Lalu surat itu datang ditengah cuaca gelap. [ 13 8 9 8 9 1 5 11 ] "M, H, I, H, I, A, E, K ... HI, HIMEKA?" Dan angin seketika menerbangkannya, sontak Himeka berputar, mengikuti kertas itu. Masih dengan segala keterkejutan perihal dari mana datangnya surat yang berisi sapaan untuknya, sosok berseragam yang mencengkram gerbang sekolah tua itu muncul kembali, dan dia ... menyeringai.
All Rights Reserved
#176
bunuhdiri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Death School [TAMAT]
  • ALZEA : FEATURED SOULS [END]
  • Taper : Another Story (SELESAI)
  • MY LOVE IS DEATH ANGEL
  • A Truth Too Late ✅
  • Cool Boy ✓
  • Proyek 17: Korban yang Terpilih
  • SUARA BIA (TAMAT)
  • When Petal Bloom
  • MURDERER IN THE SCHOOL SEASON 2 [COMPLETED]

Setiap Sekolah pasti memiliki penghuninya yang tak kasat mata, Disetiap sekolah juga pasti memiliki cerita mistisnya masing-masing. Namun, dicerita ini terdapat sekelompok anak-anak yang sama sekali tidak percaya dengan cerita mistis yang ada di sekolah. Mereka memainkan permainan memanggil hantu. Karena ulah mereka, Sekolah yang tadinya aman dan tentram, kini menjadi sangat mengerikan. Setiap harinya terdapat murid dan juga guru yang meninggal. Lalu bagaimana kah selanjutnya? Penasaran? ~Selamat Membaca~ Nb : Cerita ini hanya dibuat oleh @syftri2001! dimohon untuk tidak menyalin cerita ini! Terima kasih. Tangerang, 1 Mei 2018 Salam Penulis, Desi Syafitri

More details
WpActionLinkContent Guidelines