Lembar Pertama Said

Lembar Pertama Said

  • WpView
    LECTURAS 7
  • WpVote
    Votos 0
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, dic 18, 2021
Masa remaja bukan hanya bersenang-senang atau berhura-hura, tetapi juga mengikis sedikit demi sedikit sikap tak acuh kepada orang-orang di sekelilingnya. Itulah tekad Said, seorang pelajar kelas XI-Bahasa dan Budaya. Ia tak mau lagi mengasah kegemaran bersastranya untuk kesenangan diri semata, melainkan agar benar-benar bermanfaat bagi keluarga dan kawan tercinta. Namanya juga usaha, tidak ada yang mulus atau lancar. Keringnya tinta, darah dan air mata terus mengucur di sepanjang perjalanan Said dalam menggoreskan pena. Apakah berbagai rintangan itu tidak akan menghentikan usahanya? Ataukah semua cobaan itu akan membuatnya mengangkat tangan dan meletakkan pena di atas kertas, sehingga lembar pertamanya mangkrak untuk selama-lamanya?
Todos los derechos reservados
#895
wattpadindonesia
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kanvas Sunyi Kenangan [TERBIT]
  • Theatre
  • IDOL [TAMAT]
  • Langit Langit Damaskus Bersaksi
  • DISA | broken
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Exchange (End)
  • Sang Penulis yang Lelah
  • Diary Depresiku

NB: Versi terbit berbeda dengan versi wattpad. Dalam remang gelap hatinya, Candra terombang-ambing di lautan trauma, di mana ombak kenangan pahit terus menghantamnya. Cinta yang dulu menghiasi langit-langit hatinya kini hanya menyisakan bayang-bayang kekecewaan, menjelma menjadi luka yang dalam, menusuk setiap denyut jantungnya. Masa-masa SMA yang seharusnya indah berubah menjadi kurungan masa lalu yang kelam, membuat Candra menutup rapat pintu hatinya terhadap cinta. Hari-harinya di sekolah dipenuhi pergulatan antara kenangan menyakitkan dan usaha menemukan harapan baru. Perjalanan putih abu mereka bukan hanya tentang sebuah kisah cinta, tetapi juga tentang persahabatan yang teguh dan mimpi-mimpi yang dirajut di bawah langit sekolah. Dengan dukungan sahabat-sahabatnya, Candra perlahan menemukan kekuatan untuk menghadapi traumanya dan membiarkan cinta kembali memasuki hidupnya. Namun, apakah takdir benar-benar melukiskan jalannya dengan rahasia yang mampu mengubah palet warna hidupnya? Atau malah akan terus terperangkap dalam labirin kesepian yang tak berujung? Dengan hati penuh kesabaran, Candra menanti sang surya terbit dan bersinar kembali, membawa cahaya yang mengusir kegelapan dari seluruh jiwa dan pikirannya. [ Written in 2024 ]

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido