SEMU
  • WpView
    Reads 281
  • WpVote
    Votes 152
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Oct 25, 2022
"Sosok mana yang bisa aku panggil ayah? Wujud mana yang bisa aku rasakan perlindungannya? Cinta seperti apa yang bisa membuatku mengenal sebuah rasa? Hmmh?" Wita bertanya lirih berbaur kebisingan derasnya hujan. Mencoba berlapang dada akan fakta-fakta hidupnya. Menangis tanpa suara, menjerit dalam relung di jiwa. Meraba hati untuk tenang, tak lagi meradang. "Kenapa dunia ini begitu kejam? Apa kesalahan di masa lampau teramat fatal, sampai harus di suguhkan fakta hidup seperti ini? Huft-Wita menghela nafasnya- Kenapa tak pernah ada jawaban?" jeritan tertahan sungguh menyakitkan. Apa yang selama ini Wita ingin beberkan hanya bisa berbicara pada dinginnya malam dan menusuknya rinai hujan. Yah dia telah tenggelam dalam beribu titik hujan, meminta hujan membasuh duka di sekujur tubuhnya. Membawa pergi pahatan luka yang semakin terukir semakin tajam alat pemahat itu. *** "Kau anggap aku apa Tuhan? Kenapa kau ciptakan jika hanya untuk luka dan sakit seperti ini. Bahkan kau juga merengut apa yang belum sempat aku miliki sama sekali." Dalam hati Wita menjerit tak kuasa menahan ujian ini. Menyalahkan diri sudah tak ada artinya. Jika bisa bawa saja anak durhaka ini agar bisa menebus dosanya walau tidak berada di dunia lagi. 'Apa mungkin kita bisa bertemu di akhirat nanti? Sementara di dunia pun aku tak mengenali mu.'
All Rights Reserved
#81
siksa
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • • EUTANASIA •
  • Dunia Selalu Ingin Bercanda
  • Aku dan Luka [Sudah Terbit]
  • Jodoh Kedua (END)
  • Narasi patah hati
  • Sejenak Luka
  • Di Balik Bayang Asa
  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • AILAH(END)✅
  • 𝙄𝙧𝙧𝙚𝙥𝙡𝙖𝙘𝙚𝙖𝙗𝙡𝙚 - Sehun x Yoona ✔️

" Saat kau membuka mata ingatlah jejak-jejak ini " Sepetik kisah cinta mawar merah bersama ombaknya Di kota balikpapan,kota tua yang menjadi tempat bertemunya sepasang insan yang sama-sama memiliki trauma akan cinta yang tulus. Mereka membuat lembaran kisah cinta baru yang malah menjadi cinta dengan lumuran darah di dalamnya. Mengobarkan beberapa sukma yang harusnya bahagia menjalani kehidupan tua bersama sang kasih. " -Kemarin kau masih memeluk hangat cintaku Hari ini kau peluk cinta Kau hempaskan hati ini kembali Kau bantai hidupku kembali Dulu Saat kau layu Ku siram dengan sejuknya airmata Saat kau dingin Ku peluk dalam hangat cintaku Saat sepi sendiri Kutemani hari hari sepimu Kau bercerita tentang kepedihan hati Kau menjerit kecewa pada orang yg selalu menyakiti hatimu dan membuat bathinmu menderita sampai hari ini Tapi mengapa Kaupun tega menyakiti hatiku Walau kau tau aku tak pernah sedikitpun menyakiti hatimu Bahkan Aku selalu mengharapkanmu datang Kembali Walau akhirnya kau tak kembali untukku Kau kembali di saat layu Tetap ku peluk dirimu Dalam deritaku- " " Bukan kamu saja Tuhan membuat semua orang di dalam sini sakit "

More details
WpActionLinkContent Guidelines