THE CLAIRA

THE CLAIRA

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Dec 20, 2021
Bagaimana jika seorang Peri Tak Bersayap berjumpa denganmu dan mengubah nasibmu disaat patah hati? ----- "Papah!" "Panggil aku Kelvin! Bukan Papah! Aku masih muda dan belum menikah!" "Papah?" "Argh! Sudahlah! Kau mau apa?" "Main?" ----- "Pergi dari kehidupanku, Claira! Kau hanya perusak hidupku!" "Papah?!" "Jangan panggil aku Papah!" "Ke---Kelvin? Papah?" "Pergi! Kau dari Dimensi lain!" "Hmm! Itu keinginan Papah!" ----- "Gue rindu lo, Claira!" "Rindu panggilan, Papah dari lo." "Kapan baliknya, Claira Sayang?" ----- "Papah! Sudah waktunya. Claira harus pergi sekarang juga, Papah! Terimakasih buat waktumu. Aku akan datang kembali, setelah dihidupkan lagi. Aku Anastasya Claira, akan selalu merindukan Papah Kelvin. Aku juga sangat menyayangi dan mencintai seorang Papah Kelvin Pratama! Sampai jumpa di Tahun yang akan datang." "Cla?? Don't go!!" "Good Bye, Papah Kelvin! I Miss You!" "Cla? Claira!!" "I Miss You Too And I Love You So Much Anastasya Claira! Always!!" ----- Judul : The Claira Author : TheWibu_ On Ig : @wndy_pgbn
All Rights Reserved
#128
zamankuno
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BarraKilla
  • Being A Stupid Stepmother [END]
  • Ivory Heart
  • Takdir Hijrah dan Sepertiga Malam (On Going)
  • 𝐎𝐁𝐒𝐄𝐒𝐒𝐈𝐎𝐍 [ 𝚂𝚕𝚘𝚠 𝚄𝚙𝚍𝚊𝚝𝚎 ]
  • Rejjan - ZIO's PAPA!
  • My Duchess / End
  • Mine [SELESAI] ✔
  • BERBEDA?
  • AILAH(END)✅

LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!

More details
WpActionLinkContent Guidelines