DAUN YANG GUGUR  (ON GOING)

DAUN YANG GUGUR (ON GOING)

  • WpView
    LECTURAS 30
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 2
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ene 7, 2022
Menjadi seorang Janda bukanlah cita-cita seorang muslimah bernama Haruma Qotrunnada. Di usia pernikahan yang genap seminggu gelar tersebut tersemat secara tak langsung. Padahal dia hanyalah sosok rapuh yang butuh seseorang untuk ada disamping dirinya. Kini teman hidup yang sejati hanyalah anaknya. Menemani sekaligus membesarkan sendiri akan dirinya perjuangkan. Mungkin sudah lengkap kesedihan yang terus menerus dialami. Apa dia mampu bertahan? Daun berguguran sudah atas izin dari Allah. Apalagi garis hidupku yang bukan aku penulisnya. -Haruma Qotrunnada- Kamu adalah pelabuhan hati terakhir pada kisah ini. -Dirgantara Genta- Izinkan aku menjadi seseorng yang setia menemani juga melindungi dirimu. -Harjuna Daulany-
Todos los derechos reservados
#146
janda
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Cinta Dalam Luka [SUDAH TERBIT]
  • PENANTIAN (Sudah Terbit)✅
  • ALUNA?
  • Murasyahul Imamiy
  • Ketulusan Hati
  • Kekasih Impian✔
  • Cinta tak keliru (END)
  • Setelah Kata Sah!
  • SR 2 : PERNIKAHAN IMPIAN (FIN✔)
  • One More Time  (GOOGLE PLAY BOOK & KBM APP)

Saat sebuah mesjid menjadi awal pertemuan dengan terciptanya sebuah cinta. Dihati keduanya terselip harapan. Di sajadah keduanya terselip doa yang sama. Nayyara nama gadis beruntung itu yang dicintai begitu rupa oleh lelaki bernama Alif. Keduanya saling menyimpan cinta itu. Sampai sang langit memainkan sandiwaranya. Lelaki itu senang doanya terkabul. Ia akan menikahi Nayyara-nya. Namun tidak bagi Nayyara. Gadis itu terluka. Sangat terluka. Pernikahan yang seharusnya tidak terjadi. Telah berlangsung dihadapannya. Hilang sudah harapannya bersama datangnya luka. ••• Oh Allah, jika mencintai semudah membalikkan telapak tangan. Kenapa melupakan begitu melelahkan? ~CINTA DALAM LUKA~ #Rank 1 [cintaislam] 22.05.20

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido