DAUN YANG GUGUR  (ON GOING)

DAUN YANG GUGUR (ON GOING)

  • WpView
    Reads 30
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jan 7, 2022
Menjadi seorang Janda bukanlah cita-cita seorang muslimah bernama Haruma Qotrunnada. Di usia pernikahan yang genap seminggu gelar tersebut tersemat secara tak langsung. Padahal dia hanyalah sosok rapuh yang butuh seseorang untuk ada disamping dirinya. Kini teman hidup yang sejati hanyalah anaknya. Menemani sekaligus membesarkan sendiri akan dirinya perjuangkan. Mungkin sudah lengkap kesedihan yang terus menerus dialami. Apa dia mampu bertahan? Daun berguguran sudah atas izin dari Allah. Apalagi garis hidupku yang bukan aku penulisnya. -Haruma Qotrunnada- Kamu adalah pelabuhan hati terakhir pada kisah ini. -Dirgantara Genta- Izinkan aku menjadi seseorng yang setia menemani juga melindungi dirimu. -Harjuna Daulany-
All Rights Reserved
#868
spiritual
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Aku Takdirnya
  • Kekasih Impian✔
  • SR 2 : PERNIKAHAN IMPIAN (FIN✔)
  • Imamku Guru Fisika Tampan
  • Dear Kekasih Halal
  • Setelah Kata Sah!
  • Ketulusan Hati
  • Kembali Jatuh Cinta
  • Cintaku Hanya Untukmu Istriku
  • Imam Impian {Next Part}

Harfiahnya, pernikahan adalah penyatuan dua mahkluk bernama laki-laki dan perempuan. Sesuai takdir-Nya. Sesuai jodoh yang ditulis dalam buku rahasia dan hanya Allah yang tahu susunannya. Seperti kata Abi, jodoh itu cerminan diri. Jika saya baik, jodoh yang singgah juga baik. Jika saya tidak baik, jodoh yang berlabuh juga tidak baik. Saya bukan perempuan istimewa, hanya putri Abi dan ummi yang masih suka menyusahkan mereka. Dan terus merengek ketika apa yang saya inginkan tidak dituruti. Namun, bersamanya saya belajar menjadi perempuan yang bisa diandalkan. Berupaya menjadi perempuan yang mampu menjaga kehormatannya dan ingin diingat sebagai perempuan yang senantiasa melampiahinya dengan cinta. Karena saya adalah istri yang dituntun nya untuk meraih Jannah, bersama. *** Aisyah Nur Syifa.

More details
WpActionLinkContent Guidelines