Dikau
  • WpView
    Reads 45
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Dec 23, 2021
WpInfo
Poetry
Ini adalah sebuah buku kumpulan puisi pertamaku, Dikau artinya kamu. *** Update: setiap hari/ weekdays. Terkadang berisi setengah pemikiran kurang waras sang author, juga berisi luahan kata tak terucap. Beberapa mungkin akan ada puisi mengungkap rasa senang (tergantung gimana suasana hati), tetapi kebanyakan adalah puisi tentang perasaan luruh, sunyi sepi tak berbunyi. Tapi jangan dibawa ke dunia nyata ya ini hanya tulisan tanpa makna. Pembaca biasanya memiliki persepsi yang berbeda dalam membaca puisi ini. ______ PERHATIAN ______ Budidayakan membaca sebelum vote dan follow sebelum membaca serta comment setelah membaca.
All Rights Reserved
#7
peluang
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Air Mata Cinta
  • Can You Give Me One More Chanche
  • Diam
  • Just Words
  • Ruang Kosong di Antara Jingga
  • Menanti dalam istiqomah
  • Lembut Seperti Doa
  • Ambigu
  • Aksara Tak Bertuan
  • harapan yang pupus

بسم الله الر حمن الرحيم.. ini cerita pertamaku, jadi mohon maaf bila ada kata dan penulisan yg tidak tepat, masih dalam tahap belajar silahkan kasih saran dan kritik ya. saya bukan penulis hanya punya hobi,, bagi saya membuat tulisan dalam bentuk cerita lalu cerita saya dinikmati banyak pembaca adalah kesenangan tersendiri, saya selalu berharap tulisan saya mampu membuat pembaca hidup di dalamnya, karena bila pembaca larut dalam alur cerita yang saya buat ,merasakan bahagia, marah, sedih ,bahkan menangis adalah bentuk prestasi bagi saya . selamat membaca.... "aku tidak tahu jalan hidup akan begitu rumitnya, setelah kehilangan menerpaku semuanya terasa hancur. namun, aku percaya allah tidak akan membiarkanku seorang diri menghadapinya, selalu ada Fajar setelah gelap dan selalu ada tawa setelah kesedihan. aku perlu mengingatkan hatiku lgi,, " bahwa bahagia dan duka itu datangnya satu paket. kamu tidak akan merasakan bahagia sebelum tahu apa itu duka. dan jangan terlena akan rasa bahagia karna bisa jadi esok kau akan merasakan duka". Aku harus mengikhlaskan sekaligus mendukung perjodohan mereka. Iya,,dia yang salah satu nya adalah seseorang yang sangat aku cintai, nama laki-laki yang mungkin sudah terbentang luas di angkasa karna aku mendo'akan nya tak lekang oleh waktu, disetiap sholat fardhu dan sunnah roatibku. Meski namanya menjadi candu dalam do'aku. Namun, Allah punya rencana dan kehendak lain. oh Allah,, jika mencintai semudah membalikan telapak tangan. kenapa melupakan itu pilu dan melelahkan? jika Cinta itu mengikhlaskan. mengapa masih begitu sakit ? ya Rabb, jaga hatiku untuk ia yang sedang menunggu kehadiranku dan yg mampu menjaganya. pertemukan kami disaat kami siap untuk saling berbagi. yakinkan hatiku untuk siap jatuh Cinta lagi bukan untuk patah lagi ". ~ Air Mata Cinta ~ #pesantren

More details
WpActionLinkContent Guidelines