Kanara
  • WpView
    Reads 452
  • WpVote
    Votes 33
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jan 9, 2022
di sore hari yang sangat dingin ada seorang gadis yang sedang duduk dan menangis di sebuah makam, dia menangis cukup lama hanya di temani hujan yang cukup deras yang mengguyurnya. Nara :" bun...Na..raa...cape". // kata Nara dengan sesengukan di depan gundukan tanah yang lembab akibat hujan yang cukup deras hingga membasahi keduanya, hujan bahkan tau jika hati Nara sedang sakit sekarang\. Nara :"Nara...pengn ikut bunda ajah..., dunia enga adil buat Nara bun...., mereka jahat sama Nara"..... //kata gadis itu dengan air mata yang masih menemaninya sendari tadi. lalu dia merogoh kantung saku yang ada di bagian dada sisi kirinya dan mengeluarkan sebuah obat yang dia beli sebelum ke makam bundanya, dia menatap cukup lama obat tersebut seakan-akan dia sedang memikirkan sesuatu. lalu di sisi lain ada seorang laki-laki yang sedang mengendarai mobil dengan kecepatan tinggi, laki-laki itu sangat kacau yang dia pikirkan sekarang adalah dia tahu bahwa gadis yang dia cintai itu baik-baik saja, bahkan dia tidak peduli dengan nyawanya sendiri. #terimakasih, yang sudah mampir ke novel ku. #novel ini adalah hasil karyaku sendiri, dilarang membandingkan novel ini dengan novel tetangga. #dilarang plagiat. #adabeberapakejadianmungkinrealkalianbisamembedakanya
All Rights Reserved
#77
teenlite
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
  • CLOSER
  • ALGARA & ALTARA [End]✓
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • TANTAN ; with you [ ON GOING ]
  • BluSca
  • ON SIGHT (Completed)
  • Living with Brothers  [TAMAT]✓
  • I Hate Rain
  • GREENSTA [END]

"Hey!!! Kamu si anak baru!! Sini !" Panggil salah satu pemain basket sekaligus ketua tim "Maaf kak, aku masih belajar" Hanya itu yang dapat ku sampaikan " Ganti aja deh, kamu gak layak jadi pemandu sorak tim basket kami" jawabnya dengan lantang sambil bergerak menuju pintu koridor ujung " Huffffffffff, ngeselin banget tu orang" sambil mengacak acak rambut . . "jangan bawa barang yang berat begini" sambil mengambil alih papan-papan itu "makasih kak" jawabku "tanganmu gapapakan ??" " nggak , nggak apa apa kok kak" ujarku agar dia tidak panik "ya udah aku bawa ini dulu ke lapangan" Diapun melangkah pergi menuju lapangan, goresan senyumku seketika muncul di ujung bibir mungilku. . . "Brakk !!" Tamparan melesat ke pipiku " Maaffin akuuu! tapi yang kamu lihat salah, aku bisa jelasin" jawabku terbatah-batah sambil menahan air mataku yang ingin keluar " Loh itu cewek murahan" pukulan tangannya hampir sekali lagi mengenai ke wajahku , tapi dihalang oleh si dingin. " APaa urusan lohh !! Loh gak berhak ya ikut campur masalah kami" Bentaknya sambil tersenyum sinis ia berkata " Cowok kok gampar cewek !? yakin situ cowok HAH !!??" Kalimat itu membuatnya geram dan pergi meninggalkan kami. . . Haiiii teman-teman jadi ini karya pertamaku dan asli hasil karanganku sendiri hehehehe ☺ Minta supportnya ya teman- teman dengan bantu vote di setiap chapter dan komen biar bisa jadi bahan referensi 🌈🙏 ••• Rank- rank yang pernah di capai dapat dilihat di bab "update rank" ☺️ Selamat membaca, Enjoyyy !✨ (Rabu, Sabtu 💕) <3 hysunshinee

More details
WpActionLinkContent Guidelines