E F T Y C H í A

E F T Y C H í A

  • WpView
    Reads 118
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 14, 2024
Tanpa orang dewasa sadari, gadis kecil itu sama terpukulnya seperti mereka. Bahkan melebihi dari apa yang mereka rasakan. Duka yang teramat sakit. Kesedihan yang mendalam. Rasa trauma yang begitu kuat.. Hingga kekecewaan yang sangat sangat membuat gadis kecil itu ingin menyerah. Rengekan manja, hingga senyum yang selalu terbit menghiasi pipi chubby nya perlahan meredup. Digantikan tatapan sendu, dan kesepian. Dan itu yang dirasakan gadis kecil itu berulang-ulang selama bertahun-tahun lamanya. *** Aku akan menjadi rayap kayu diantara kupu-kupu yang berterbangan di atas kebun. Jika nanti kupu-kupu itu bilang bahwa kebun mu tidak lagi semenarik kemarin karena layunya. Maka aku akan menjadi satu-satunya yang akan tetap disini. Meski aku tidak bisa menjelajahi angkasa dengan sayap-sayap berkilauan seperti mereka, tapi setidaknya kamu bisa tau bahwa sebelah sini masih ada satu orang yang tidak akan membiarkan mu sedih sendirian ㅡGaizka Putra Mahendraㅡ ❗DILANG UNTUK MENGCOPY / MENJIPLAK. DIMOHON DENGAN SANGAT, DEMI KENYAMANAN BERSAMA. ❗DIMOHON BIJAK DALAM MEMBACA, KARENA BEBERAPA BAGIAN TERDAPAT KATA-KATA YANG KURANG ENAK. Up | Senin Malam FYI : Ini karya pertama ku setelah hiatus ±4 tahun, diakun yang baru pula. Mohon dukungannya yaa :3
All Rights Reserved
#30
attack
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Pertemanan di balik Kutukan [On Going]
  • °♡Introvert Girl♡° | End✔|
  • about us and him ✔️
  • AMERTA : The Last Embrace
  • FRIENDzone (Completed)
  • Cerita Tentang Kita
  • Let me choose [TERBIT]
  • Printemps
  • RAVENDRA

🥀Cerita ini 100% karangan dari saya sendiri jadi mohon di hargain, jika memang tidak suka maka tidak usah di baca dan jika suka jangan lupa beri vote dan komen yaksss!!! ⚠️ INGAT DI LARANG PLAGIAT, COPY PASTE, MENIRU, MENJIPLAK, ATAU SEJENIS NYA. DON'T! Saya mungkin tidak tahu tapi allah tahu. Rintik hujan perlahan jatuh dari langit kelabu, tetesannya menimpa tanah kering dan retak, menciptakan lingkaran-lingkaran kecil yang segera lenyap bersama debu. Namun tak lama, langit seolah tak sanggup lagi menahan kesedihannya. Hujan turun semakin deras, membasahi tubuh seorang gadis yang berdiri diam di tengah kehancuran. Luka menganga di hampir seluruh kulitnya, darah mengalir perlahan, menyatu dengan air hujan yang mengalir di tanah. Namun ia tetap tak bergerak. Pandangannya kosong, tatapan hampa tanpa harapan, seolah jiwanya telah pergi jauh meninggalkan raganya yang lelah. Di sekelilingnya, dunia yang dulu penuh kehidupan kini tinggal puing dan arang. Tanah yang dulu dihiasi hamparan rerumputan hijau telah terbakar hingga hitam dan tandus. Pohon-pohon yang dulunya menjulang kokoh kini rebah, patah, dan hangus, tak menyisakan satupun daun yang selamat. Segala yang dulu indah, kini lenyap tanpa jejak, tersapu oleh sesuatu yang lebih kejam dari waktu, kehancuran yang tak memberi ampun. "Aku menghancurkan semuanya ... Aku seorang monster!" bisiknya lirih, dan setetes air mata mulai mengalir keluar dari ujung matanya, tak bisa dibedakan apakah itu air hujan atau air penyesalan. "Aku menyakiti orang-orang, aku membunuh orang tak bersalah ... Aku benar-benar seorang monster!" Air matanya menetes, bercampur dengan darah dan hujan. Dan dari bibir pucatnya, hanya satu kalimat yang terus berulang kali dia ucapkan, seperti sebuah mantra penyesalan yang tak berujung. "Maaf ... maafkan aku ... maaf ...." Dibuat : Rabu/13/April/2023 Selesai : ??? Written by :AYA_MNK ©hak cipta dilindungi Allah SWT

More details
WpActionLinkContent Guidelines