We Are Different

We Are Different

  • WpView
    Reads 103
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 9, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Gue bukanya nggak peka tapi ada satu perbedaan besar diantara kita. dan perbedaan itu yang membuat gue tetep stay jadi sahabat lo. bukan karena gue nggak cinta, tapi emang cinta itu nggak boleh ada. "Raf, Arsy cantik ya?" "Hmmm" "Raf,Arsy menang olimpiade kemarin ?" "Hmmm" "Raf,Arsy masuk majalah" "Hmmm" "Kok Hmm doang ?" "Ya terus gue harus apa?" "Lo kan suka sama dia" "Terus?" "Ya harusnya Lo-" "Udah malem, Gue balik" "Raff...gue belum selesai ngomong" "Good Night" Gadis itu terdiam kaku sembari menatap lekat punggung kokoh yang menghilang dari balik pintu kamarnya.
All Rights Reserved
#449
artis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Transmigrated as twins
  • RAFA(Rain Rafa)
  • RE-SILIENCE (END)
  • Bad and Good
  • TUBUH GADIS NERD [END]
  • TRANSMIGRASI BAKA!! (HIATUS)
  • Blonde & The Cold Heart [TERBIT]
  • Muser sahabat jadi cinta

Rafa dan Dava adalah dua sahabat yang sama sama aktif, toxic dan bertengkar dalam hal kecil, namun selalu kembali berbaikan setelah 3 menit kemudian. Rafa, meski punya asma, aktifnya sangat luar biasa, membuat guru jadi sakit kepala, dan tak pernah kapok meski setelahnya harus mendapatkan udara lewat masker oksigen atau inhaler. Dava pun begitu. Mereka satu hati, satu jiwa, dan selalu satu pikiran. Rafa terluka, ia ikut terluka, Rafa dihukum, ikut dihukum, Rafa sakit, ia tak ikut sakit. layaknya anak kembar. Suatu hari, kebakaran besar melanda sekolah mereka. Rafa terjebak di UKS, dan Dava, yang sudah keluar duluan, kembali ke dalam untuk menyelamatkan Rafa. tapi, ya begitulah takdir. mereka mati tertimpa reruntuhan, sebelum bisa keluar. dan Rafa, sudah lebih dulu pergi di pelukan Dava karena terlalu banyak menghirup asap yang membuat Paru paru nya terbakar. ketika terbangun... "Anjir, lo siapa? " "Gue Rafa." "bohong, muka lo gak ganteng kek gini, anjay." "lah, anjir. lo siapa sok kenal gue?! " "Dava, gue. " "bohong, Dava juga gak punya muka ganteng. yeeuuu asbun, lo." "eh anjir. gue kan dah mati, sialan! gue Rafa!" "lah iya, gue juga mati pas nolongin si Rafa! " "Sialan! jadi... " KITA PINDAH BADAN, GITU?! " Cerita baru~ suasana baru~ misi baru~ hasil pemikiran sendiriii, terlalu banyak inspirasi ampe susah tidur~ *ngobatin Papi Sapier, pake cerita si kembar baru, neh.

More details
WpActionLinkContent Guidelines