ZELLA ATHALIA

ZELLA ATHALIA

  • WpView
    Reads 96
  • WpVote
    Votes 29
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jul 6, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
"Maafin gw Zell" Suara yang terlontar dari seorang laki laki yang sedang memegang kedua tangan Zella. "Gw kecewa sama lo Agra" Zella melepaskan genggaman Agra dan meninggalkan laki laki itu. Hujan semakin deras, jalanan yang sunyi tidak ada satupun kendaraan yang lewat. Zella sengaja tidak membawa kendaraan, perasaan yang campur aduk membuat Zella tidak tau ntah mau kemana. Zella hampir tertabrak oleh salah satu mobil yang ia tidak kenal. Seseorang membuka pintu mobil dan menghampiri Zella. Badan yang kekar dan rambut yang sudah terbasahi oleh hujan. "Butuh bantuan?"Suara yang terlontar dari seorang pria yang tadi hampir menabrak zella. zella hanya diam memikirkan bantuan dari pria asing tersebut.
All Rights Reserved
#60
zella
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • LOVE AND REVENGE (Missing Piece) - VERSI I
  • Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)
  • di antara kenangan
  • KALANDRA with ES [END]
  • ALZEA
  • VIETATO
  • Zenna Story
  • [END] AKHIR YANG TAK SAMA
  • Toxic Love

✨SEQUEL LOVE AND REVENGE✨ INI VERSI 1 ✨ "Semuanya sudah selesai, apa yang kau harapkan lagi? Lebih baik kau pergi jauh dari hidupku!" Kata seorang gadis yang tengah menatap kesal pria didepannya. "Aku tau semuanya sudah selesai, aku hanya ingin memastikan jika kau bahagia atau tidak." Pria itu menatap dengan seksama wajah gadis tadi. "Bahagia atau tidak? Apa urusanmu? Kau tidak punya hak atas kehidupanku!" Bentak gadis itu dengan kasar. "Jelas itu urusanku, sebelum kau bahagia. Aku tidak akan pergi dari kehidupanmu." Mendengar ucapan itu membuat sang gadis ingin memaki-maki pria itu. "Aku sudah bahagia, jadi kau bisa pergi dari kehidupanku sekarang!" Suara gadis itu naik satu oktaf. "Really?" "Yeah, aku tidak membutuhkanmu lagi! Jadi Please go away!" Gadis itu tersenyum miring, setelah itu ia melangkahkan kakinya pergi meninggalkan pria tadi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines