ZELLA ATHALIA

ZELLA ATHALIA

  • WpView
    Membaca 96
  • WpVote
    Vote 29
  • WpPart
    Bab 13
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Rab, Jul 6, 2022
"Maafin gw Zell" Suara yang terlontar dari seorang laki laki yang sedang memegang kedua tangan Zella. "Gw kecewa sama lo Agra" Zella melepaskan genggaman Agra dan meninggalkan laki laki itu. Hujan semakin deras, jalanan yang sunyi tidak ada satupun kendaraan yang lewat. Zella sengaja tidak membawa kendaraan, perasaan yang campur aduk membuat Zella tidak tau ntah mau kemana. Zella hampir tertabrak oleh salah satu mobil yang ia tidak kenal. Seseorang membuka pintu mobil dan menghampiri Zella. Badan yang kekar dan rambut yang sudah terbasahi oleh hujan. "Butuh bantuan?"Suara yang terlontar dari seorang pria yang tadi hampir menabrak zella. zella hanya diam memikirkan bantuan dari pria asing tersebut.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#113
zella
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • ALZEA
  • AKHIR YANG TAK SAMA
  • DISA | broken
  • KALANDRA with ES [END]
  • Love Story Of Sharga & Ahra ✅(Tamat)
  • Selembar Surat Kontrak || TERBIT
  • Effort 2 [ Completed ]
  • VIETATO
  • Salju Pertama di New York
ALZEA

Kembali ke masalalu.... Meskipun itu terdengar gila tapi Zea sangat bersyukur telah mengalaminya, meski hanya kembali pada lima bulan yang lalu dan semuanya sudah terlanjur hancur, Zea berjanji akan mengubah jalan hidupnya. Zea akan membuat jalan hidup yang bahagia bersama putranya, dia tidak akan membiarkan putranya terbunuh didepan matanya untuk kedua kalinya. Meskipun putranya adalah hasil dari pemerkosaan yang terjadi secara tidak sengaja, tapi sungguh dengan segenap jiwanya Zea sangat menyayangi anaknya itu. *** "Ayen dengar Buna kan? Ayo buka matanya, temenin Buna di sini, dunia terlalu jahat sayang." "Hahahaha, seorang Antagonis ternyata bisa nangis juga." "Gue emang Antagonis TAPI GUE JUGA PUNYA HATI, KENAPA HARUS ANAK GUE! KENAPA!!!" "Kalian pembunuh!" *** "Hah, gue kembali." "Tuhan terimakasih Tuhan." "Ayen Buna tunggu kamu ya." ❒❒❒ ASLI KARYA SENDIRI NO COPY COPY KAYAK GAK PUNYA OTAK DAN HATI! LO YANG BACA CERITA INI JANGAN PERNAH ADA NIAT SECUIL PUN BUAT COPY ATAU PLAGIAT CERITA GUE! LO PIKIR BUAT INI GAMPANG? ENGGAK! MAKANYA JANGAN AMBIL HAK MILIK ORANG Kalau suka sama cerita ini boleh, tapi gausah ngejiplak kesannya kayak gak punya otak buat mikir karya sendiri Oke sekian. Maaf terlalu kasar tapi ini DEMI KEBAIKAN BERSAMA

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan