Story cover for AYANA by vxcsyaaa
AYANA
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 6
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 25
  • WpPart
    Parts 6
Ongoing, First published Dec 20, 2021
Tentang persahabatan 4 gadis dengan sifat yang berbeda-beda namun saling melengkapi satu sama lain. Mereka sudah bersama sejak kecil yang membuat adanya ikatan batin antara mereka. Suka dan duka mereka lalui bersama. 

Bersama-sama sejak kecil membuat mereka saling memahami karakter satu sama lain.

Dicap sebagai murid bad namun memiliki otak yang dapat diandalkan, itulah mereka.

"Eh, tau gak masa bias gua dating"

"Mana susu cokelat kesukaan Seline, tadikan udah janji mau beliin sekarang mana?"

"Berisik lo pada, bisa diem gak sih!!"

"Gak tau, yang penting mereka gak gangguin kita"

"4 SERANGKAI KESINI KALIAN, KALIAN SEMBUNYIKAN BUKU SAYAAAAA!!!"

"KALIAN BISA GAK SIH SEHARI AJAAAA GAK BIKIN ULAHH!!!!"

"Hidupmu terlalu berguna untuk hidup orang lain yang  gak ada gunanya"

"Kebiasaan sekali ngomong pedes"

"Tolol belakang lo musuh itu"

"Lo itu sebenarnya anak SMA atau bocil SD sih, heran gua"
All Rights Reserved
Sign up to add AYANA to your library and receive updates
or
#248putihabu
Content Guidelines
You may also like
BarraKilla by novaadhita
64 parts Complete
LENGKAP! Follow akun ini sebelum baca🐧 Warning! Peringatan! Cerita ini bisa membuat kalian mengumpat, menangis, dan tertawa (jika satu SELERA)🍭 "Barr, aku juga nggak tahu kenapa Raden nyium aku." "Shit! Diem, Bego!" "Maaf." "Tahu nggak, kenapa gue nerima lo jadi pacar gue? Padahal lo yang nembak gue duluan di UKS dengan nggak punya malunya." "...." "Lo itu menyedihkan, Killa. Sangat menyedihkan. Gue selama ini cuma.... kasihan sama elo." "Barra, dada aku sakit." "See? Lo minta dikasihani lagi?" "Maaf." "Dan lo selalu mengatakan maaf biar lo semakin dikasihani." "Barra, kamu beneran mau aku pergi?" "Lo masih mau di sini? Nggak tahu diri banget. Habis ciuman sama suami orang, masih mau sama gue. Karena cuma gue yang bisa ngasih lo segalanya. Gue jijik sama elo." "Makasih, ya, udah mau jadi pacar Killa. Udah mau bahagiain Killa. Hehehe. Kita akhirnya pisah." "Gue nggak mau lihat lo lagi." "Hehehe." "...." "Barrabas Mahesa, makasih udah pernah jadi yang terbaik buat Killa." I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. I loved, and I loved and I lost you. Titik tertinggi mencintai adalah tahu diri untuk menerima sebuah kehilangan. "Barra, kenapa cara kamu mencintai aku kayak gini?" • Demi kenyamanan Anda saat membaca, disarankan memfollow akun penulis terlebih dahulu. • Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi dalam cerita ini tanpa izin tertulis dari penulis. Semua yang ada dalam cerita ini murni hasil pikir penulis, maaf jika ada kesamaan nama, tempat, karakter, dan sebangsa itu. Selamat membaca!
You may also like
Slide 1 of 10
Best Friend (NAVISA) cover
Three Targeted Girls!! cover
BarraKilla cover
KIARA [End] cover
WHO ? cover
VAGALDARA [TERBIT] cover
Weird Wedding ✓ cover
BAD GIRL VS KETUA OSIS✓ cover
ABSTRAK GIRLS  (End) cover
SAD GIRL'S [COMPLETED] cover

Best Friend (NAVISA)

26 parts Complete

Cerita ini terinspirasi dari kisah roleplayer. ------------------------------ "Semua yang kalian rasain dan terjadi sama kalian tuh ceritain sama gua, gua juga selalu begitu ke kalian, bukan berdasarkan simbol mutualisme tapi lebih ke beguna sebagai seorang sahabat, pasang surutnya hidup, abu-abunya perasaan udah gue jalanin, gue cuma gamau kalian ngerasain itu karena ga terbuka sama gue, inget, jangan bikin orang lain nyesel cuma karena pemikiran bodoh lo bedua." - Nayra Amora "Gue yang paling kenal kalian berdua kaya gimana, ibarat gua netral dan kalian sama-sama api yang kapan aja bisa bikin musibah, di balik sikap bentrok itu gua yang bodo amat juga pantas mertahanin apa yang menurut gua pantas di pertahanin." - Vilea Safira "Gak semua harus gua ceritain ke kalian kan? Meskipun kalian sahabat dekat gua, karena sekarang gua mikir lebih baik apa-apa di telen sendiri dari pada di ceritain, karena orang yang denger belum tentu paham apa yang kita rasain." - Sakina Amanda