Tak Rindu Lagi

Tak Rindu Lagi

  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 6
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 18, 2024
Aku menemukan sebuah buku yang tidak akan pernah aku lupakan sebab penulisnya tidak pernah menyelesaikan halaman akhir dari buku tersebut karena kisahnya yang menyedihkan tidak tahu kapan akan usai. Izinkan aku menceritakan buku ini tentang seorang wanita bernama Jilly yang menyimpan perasaan terhadap Ben selama bertahun-tahun namun tidak pernah ia ungkapkan. Sebuah buku yang tidak akan pernah kamu temukan tapi dapat kamu lihat melalui ceritaku yang menceritakan tentang buku kisah Jilly dan Ben. ---------- Kepada cintaku di masa remaja, terima kasih pernah menjadi indah meski akhirnya tak ada akhir yang indah untuk aku dan dirimu. Terima kasih pernah tersenyum untukku meski akhirnya asing adalah rumah dari segala pulang yang aku cari. Terima kasih karenamu rinduku selalu berujung pilu. Berbahagilah, dimana pun itu. Aku mencintaimu. Meski tak dapat kugapai walau hanya sekedar bayangmu. - Jilly
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Jauh. Esok Nanti atau Selamanya
  • Me and My World
  • Diksi Matahari ⛅ (TAMAT)
  • A piece of shit i wrote for a btch
  • ILY MY ENEMY [END✓]
  • [ E N D ] Bandung dan Kenanganku Tentangmu

Bagaimana jika perasaan itu tumbuh tanpa izin, hadir tanpa undangan, dan tinggal terlalu lama dalam hati yang tak pernah disapa? Ini adalah kisah tentang mencintai dalam diam. Tentang seseorang yang tidak pernah diminta untuk datang, tapi jadi alasan untuk bertahan. Harapan yang disimpan rapi di pojok hati, tak pernah diminta untuk dibalas, hanya ingin dimengerti. "Jauh. Esok nanti atau selamanya" bukan sekadar cerita cinta. Ini adalah perjalanan jiwa-tentang perjuangan tanpa jaminan, tentang kehilangan tanpa kata, tentang kecewa yang tak terucapkan, dan tentang harapan yang tetap tumbuh meski tahu ia tak akan pernah dipetik. Jika kamu pernah berharap pada seseorang yang bahkan tak tahu kamu ada, mungkin cerita ini adalah tentangmu juga. Karena mencintai yang paling tulus, kadang justru tak perlu memiliki-cukup mengikhlaskan, dan diam-diam mendoakan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines