Story cover for Im Fine by MahounoHoshi
Im Fine
  • WpView
    LECTURAS 79
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 12
  • WpView
    LECTURAS 79
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 12
Continúa, Has publicado dic 21, 2021
Ahh kenapa hidup ini buruk sekali.. itulah pemikiran ku setelah ayahku meninggal dan aku sulit berteman..

apakah akan ada kebahagiaan di hidup yang tidak menentu ini?
 
Message from author:
Hai semua! Ini karya pertama ku, karya ini original ya, kalau mau mengambil inspirasi silahkan!~
Cerita ini menceritakan pembullyan dan masalah pertemanan, kadang kita sering mengabaikan masalah ini jadi disini aku ingin menggambarkan kasus ini, tapi tenang, disini terselip komedi dan romansa juga kok~

Bagi kalian yang merasa kurang beruntung atau hidup jahat kepada kalian, jangan menyerah, percayalah bahwa akan ada orang orang yang selalu ada disisimu, dan jangan patah semangat!!

~love from author (◍•ᴗ•◍)✧*。
Todos los derechos reservados
Regístrate para añadir Im Fine a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
#579series
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
A Fractured Soul de FlybyAria
14 partes Continúa
Kyra menjalani hidup di rumah yang tak pernah hangat. Ia memiliki keluarga, namun tak pernah mengenal pelukan. Ia diberi nama, tapi sejak kecil tak pernah benar-benar dianggap ada. Kematian ibunya bukan akhir dari penderitaan-itu awalnya. Dendam orang dewasa diwariskan padanya, tumbuh bersama usia dan tubuh. Kyra tidak dibesarkan untuk merasa, hanya untuk patuh. Seperti boneka yang dipelihara agar bisa disakiti tanpa perlawanan. Syakira Alastrine telah mati-setidaknya secara harfiah. Namun jiwanya masih ada, berkeliaran di antara kebenaran yang disembunyikan dan luka yang dikubur dalam-dalam. Saat tubuh baru menjadi rumah bagi jiwanya yang hancur, Kyra bangkit bukan untuk hidup kembali... tapi untuk menghancurkan. Satu per satu topeng akan jatuh. Keluarga yang terlihat sempurna ternyata penuh kebusukan. Cinta yang dianggap suci justru menciptakan luka yang tak bisa sembuh. Dan mereka yang menyakiti... akan merasakan seperti apa rasanya dihancurkan perlahan. Karena tidak semua luka bisa sembuh. Ada yang hanya bisa dibayar dengan kehancuran. ~~~~ "She came back not to be saved- but to remind them what it means to suffer." ~~~~ ⚠️ PERINGATAN (Trigger Warning): Cerita ini mengandung konten yang sensitif dan tidak cocok untuk semua pembaca. Beberapa tema yang diangkat termasuk: • Perundungan (bullying) • Relasi inses • Kekerasan fisik & emosional • Pelecehan • Trauma psikologis • Balas dendam • Adegan kekerasan dan eksplisit (konten 18+) Dibaca dengan penuh kesadaran. Cerita ini bersifat fiksi dan tidak bertujuan untuk membenarkan atau mengagungkan tindakan berbahaya.
Where am I?  de Veljapelyn
18 partes Continúa Contenido adulto
Menceritakan tentang seorang gadis remaja yang mencoba mencari kebebasan, namun alih alih mendapat kebebasan, dia hanya mendapatkan kehampaan dan terjebak dalam labirin kecemasan yang tak ada ujungnya. Sosok gadis yang seharusnya menjadi periang, kini berubah menjadi gadis yang sulit bekspresi. Wajahnya bagaikan topeng mati, ia sulit menunjukkan perasaannya lewat ekspresi wajahnya, namun hanya bisa dari matanya. Semua itu terjadi akibat masa kecilnya yang suram dan membekaskan luka permanen baginya. Hingga sampai disaat ia menginjak umur remaja pun hal itu masih belum berakhir. Namun disela sela penderitaannya itu, terdapat seseorang yang terus menjaganya dengan setia hingga maut pun benar benar menjemput mereka berdua. "Aku hanya ingin cinta yang murni, bukan nafsu maupun obsesi." "Namun kau berada diantara lingkaran setan. Tak ada yang waras disini, sama sepertiku. Kau akan selalu tertidur dalam dekapanku hingga mati. Mataku terlalu buta pada hatiku, dan demikianlah juga kewarasanku terlahap habis disaat memandangmu. Kau adalah dophamine ku yang sesungguhnya." - Angelino Renatu Da Cruz //PERINGATAN!!⚠️\\ Cerita ini mengandung unsur kekerasan, Vulgar, dan penuh kata kasar. harap untuk mempertimbangkan kembali dan mengambil keputusan yang tepat. Semua alur pada cerita ini diambil dari imajinasi sang author dan fiksi belaka. Jika saja ada kesalahan dalam penulisan dan pembawaan topik, tolong maafkan sang author ini. karena masih belum pandai dalam menata kalimat, dan jika ada yang merasa tersinggung pada salah satu kalimat sekali lagi author meminta maaf!!🙏 Dan sekedar informasi tambahan lainnya, author sangat menyarankan para pembaca agar membaca postingan dibagian conversation akun ini dulu, karena ada informasi yang lebih lengkapnya biar kalian sebagai pembacanya yang baru nemuin cerita ini nggak terlalu bingung sama pemilihan tema bahasanya~
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
ELGITA  (TERBIT) cover
A Fractured Soul cover
(1) HIM ✔ cover
DENNIES cover
Menyerah atau Bertahan? cover
MUTIARA  cover
Where am I?  cover
broken home cover
Sejenak Luka cover
About kevin (End)✅ cover

ELGITA (TERBIT)

66 partes Concluida Contenido adulto

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. ⚠️ Sebagian part di hapus untuk kepentingan penerbitan. Jika ingin membaca lebih lengkapnya, bisa membeli novelnya melalui marketplace shopee penerbit: rangkai_media.id ⚠️ Gita hanya ingin hidup seperti remaja lainnya. Bersekolah, menari dan dicintai keluarganya, tapi dunia tak seindah itu. Dipaksa bertahan di rumah yang tak pernah menganggapnya anak . Gita hidup dibawah bayang - bayang kekerasan fisik dan batin. Di sekolah pun dia tak menemukan pelarian. Sahabat yang dulu dekat, kini berubah menjadi pelaku perundungan yang melukai. Sampai akhirnya, Elvan hadir. Pemuda asing yang melihat luka yang tak semua orang peduli. "Kalau mau nangis, nangis aja. Gak usah ditahan." "Menangis ngak bikin lo lemah. Kadang itu yang bikin lo bertahan." Di antara luka, hujan, dan tarian yang dipaksakan tetap indah. Gita belajar satu hal penting, bahwa bertahan bukan soal kuat atau tidak, tapi soal berani mencintai diri sendiri meski dunia terus menolak. "Aku juga pengen ngerasain pelukan dari orang yang aku panggil Mama..." "Apa Gita begitu menjijikan sampai kalian ngak mau makan satu meja pun denganku?"