We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Arvana
  • WpView
    Reads 394
  • WpVote
    Votes 18
  • WpPart
    Parts 7
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jun 17, 2022
WpInfo
Fiction
Romance
Aku tidak pernah ditanya oleh sang pencipta ingin dititipkan pada siapa di dunia ini. Aku tidak pernah diberi pilihan siapa yang akan menjadi orang tuaku. Aku tidak menyesal dititipkan kepada orang tuaku, sungguh. Namun yang menyesakkan, orang tuaku seakan tidak menginginkan kehadiranku, entah apa alasannya. Lantas, mengapa menghadirkanku di dunia ini. Bukan berniat menyalahi takdir, hanya saja... Ah, sudahlah. Hidup dengan penuh luka selalu menemani hari-hariku yang suram dan gelap. Aku hanya gadis biasa yang menginginkan udara segar tanpa sesak di dada. Aku hanya gadis biasa yang mempunyai harapan terbebas dari rasa sakit ini. Rasa sesak dan sakit yang sungguh membuatku tersiksa. Hingga pikiran buruk seringkali mampir. Dunia ini dipenuhi manusia, tapi tidak ada seorangpun yang menemaniku. Haha Menyedihkan sekali. -Kashieefa Arvana-
All Rights Reserved
#570
ceritafiksi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Inside Me [END]
  • TWIN FLAME { ON Going! }
  • Meneroka Jiwa 2
  • If I Die, Will You Listen?
  • 𝐃𝐨𝐧'𝐭 𝐂𝐫𝐲, 𝐑𝐚𝐝𝐞𝐧𝐠𝐠𝐚!
  • Kathréftis {καθρέφτης}|| End✓
  • 15th Voltage [Tegangan 15] ✔(COMPLETED)
  • Hopeless
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]

TELAH TERBIT || Part Masih Lengkap! -Terinspirasi dari kisah nyata penulis- *** Aku memang sedikit berbeda. Lalu mengapa? Bukankah aku juga manusia? Tentang rasa sakit yang terpendam, masih tersimpan di memori sebagai kenangan paling menyakitkan. Tentang bullyan, hinaan, dan depresi yang tak bisa kuungkap dengan kata-kata. Tak bisa kujelaskan karena lidahku terlanjur kaku. Ini bukan kisah cinta remaja SMA, bukan juga kisah CEO kaya dengan sekretarisnya. Sebuah tulisan keluh kesah, rintihan malam, dan doa. Sebuah perjalanan hidup yang penih kejutan dan air mata. Semoga, dengan ini, bisa menginspirasi. Hidup memang hanya sekali, ada kalanya kau jatuh dan bersedih. Namun, yakinlah pada suatu hal. Tuhan mencintai hamba-Nya yang sabar. *** Karya pertama jadi masih hancur, sudut pandang gado-gado. 😍

More details
WpActionLinkContent Guidelines