Story cover for THE LOST ENDING  by devilbbyyz
THE LOST ENDING
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
  • WpView
    Reads 50
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
Ongoing, First published Dec 21, 2021
Mungkin dulu aku terlalu menyebalkan dan menjijikan sehingga semua orang membenciku. Lagipula, Aku hanya seorang anak perempuan yang tak diinginkan oleh sosok seorang ayah, seorang anak yang tak diinginkan oleh dunia ini.

Terkadang pertanyaan itu muncul dari benakku sendiri " kenapa harus gue sih yang lahir dengan takdir kaya gini ?" Dimana orang yang mencintaiku tak bisa berada pada posisi yang tepat untuk melindungiku dan membahagiakanku. Jika itu memang takdir " apa takdir gue harus semenyedihkan ini ? " 

- deyna anastasya adana -

Kadang dunia memang sering mengsalah artikan apa yang kita inginkan. Lagipula, bukannya terkadang merasa putus asa itu hal yang wajar ? Kini aku belajar memahami bukan kita yang kurang bersyukur tapi kita yang kurang bertoleransi kepada diri sendiri.

" gue gabisa janji, buat bikin lu bahagia. Tapi akan gue usahakan " terkadang kata kata itu yang jadi motivasi buat gue,kalo gue dan dia berhak bahagia meskipun hanya sesaat. 
" jangan takut dey, lu ga sendirian. Gua akan tetep nungguin waktu yang tepat buat bawa lu pergi, sejauh yang lu mau "

- adnan devanaka denza -
All Rights Reserved
Sign up to add THE LOST ENDING to your library and receive updates
or
#886badgirl
Content Guidelines
You may also like
Is It Home ?  by unchangedword
82 parts Complete
[SUDAH DIBUKUKAN, GET ON SHOPEE Choko Publisher "Kenapa yah? Karena abang anak pertama ya?", -- "Emang pernah kalian nganggep aku ada?" ___________________________________________ "Dia bukan papa lo, lo harusnya tau diri",-- "Emang ga seharusnya gue disini, kehadiran gue cuma ngrusak kebahagiaan dia. Gue pamit",-- ___________________________________________ "Lo bisa ga sih gausah aneh-aneh, lo yang bertingkah, tapi gue yang selalu kena imbasnya. Lo sih enak jadi bungsu, mama papa juga gabakal marah ke lo" "Siapa bilang ? Gue juga pengin pergi bebas kaya lo bang, gue cape terus-terusan belajar, gue juga pengin bebas kaya lo" "Gue bukan dibebasin, tapi gue di usir. Itu juga gara-gara lo, bungsu", ___________________________________________ Ia tahu dan sadar dengan posisinya. Ia lahir sebagai seorang sulung yang dipaksa untuk terus melebarkan bahunya, yang harus selalu kuat mentalnya, yang punggungnya harus selalu siap untuk dijadikan sandaran bagi saudara-saudaranya, juga harus selalu siap memikul harapan orang tuanya. Tapi ia juga manusia, ada masanya ia lelah dan perlu sandaran seperti yang biasa ia lakukan. Ada kalanya ia merasa ingin menyerah dan lari dari semua masalah yang mendera. Bungsu, orang selalu bilang menjadi seorang bungsu adalah suatu keberuntungan, dimana bungsu biasanya selalu diutamakan dan identik dengan julukan "anak kesayangan" Tinggalkan soal bungsu dan sulung, bagaimana dengan anak tengah? Apakah nasibnya sama buruknya dengan si sulung atau bahkan lebih baik dari pada si bungsu? Masih tentang semesta dan kejutannya, entah skenario apa yang semesta buat kali ini, yang pasti adalah satu hal. Tak semua yang kamu lihat sesuai dengan apa yang terjadi sebenarnya. Menjadi bungsu tak selamanya indah, begitupun dengan menjadi sulung.
You may also like
Slide 1 of 10
Rumah Tanpa Pintu [ON GOING] cover
Mencintai Nania cover
Is It Home ?  cover
Antara aku dan dunia cover
SYAKIRA how are you? cover
Memorable cover
AFKARA [END] cover
Saat Semua Orang Berpaling cover
Yang Terlupakan  cover
Sayap Yang Tak Pernah Satu cover

Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]

13 parts Ongoing

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."