Andaru Meera

Andaru Meera

  • WpView
    Reads 41
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 15, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
Nayyala Meera, 17 tahun lebih 3 bulan. Seorang siswi yang masih duduk di bangku sekolah tingkat akhir harus mengalami sebuah hubungan yang tak biasa. Di umurnya yang masih muda, ia harus menyandang gelar sebagai seorang istri dari salah satu mahasiswa yang baru ia temui. Yang lebih parahnya lagi. Ia menikah dengan keadaan yang begitu sederhana dan mendadak. Pernikahan yang ia jalanipun hanyalah sebatas pernikahan siri yang tak tercatat di kantor KUA Lantas, mampukah Nayyala menjalani kehidupannya sekarang? *** "Kamu sakit?" tanya seorang lelaki dari pintu kamar yang baru terbuka sedikit. Dari tempatnya berdiri, lelaki itu dapat melihat seorang perempuan yang telah ia nikahi kurang dari lima bulan belakangan. Kini tengah terbaring lemah di atas ranjang kamarnya sendiri. Semalam ia mendengar jika sang istri mengalami demam tinggi. Dan karena kesibukannya ia baru bisa menjenguknya sekarang. Kepala Nayyala menoleh saat mendengar suara yang tak begitu asing di telinganya. Setelah memastikan jika itu benar suaminya ia segera kembali menatap layar televisi yang kini tengah menyalakan sebuah drama dari negri ginseng. "Maaf," kata sang pria sembari berjalan dan duduk di sisi ranjang gadisnya. ***
All Rights Reserved
#317
siswi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Langkah baru bersama mu
  • AFTER WEDDING - TERBIT
  • Ustadzah Assyifa✔️
  • Bayi Dosenku 2
  • My Teacher my Husband (IDR) (REVISI)
  • Sentuh Aku, Ustadz!
  • Still, I Choose You [ ON GOING ]
  • Karang yang terkikis
  • Warisan Tak Terduga [END]

Setelah melewati masa lalu yang penuh penantian dan kehilangan, Nazla akhirnya melangkah ke fase baru dalam hidupnya-menjadi istri dari Ilham, teman sekelasnya semasa kuliah yang selama ini diam-diam menyimpan rasa. Kini, mereka tinggal di sebuah rumah sederhana di kota. Hari-hari Nazla kini dipenuhi dengan jadwal mengajar sebagai dosen muda, sementara Ilham, suaminya, bekerja di sebuah lembaga riset lingkungan. Kehidupan rumah tangga mereka dimulai tanpa gemerlap janji manis yang berlebihan, melainkan dari hal-hal sederhana yang mereka bangun bersama: sarapan pagi yang hangat, perjalanan singkat ke kampus, dan tawa di balik kelelahan hari-hari panjang. Namun, kehidupan pernikahan tidak selalu semudah kelihatannya. Di tengah kesibukan dan impian masing-masing, keduanya dihadapkan pada ujian: mampukah mereka menjaga cinta tetap hidup di tengah rutinitas yang semakin padat? --- > "Kalau kamu masih mikirin dia, ya udah! Angkat kaki dari rumah ini!" Suara Ilham menggema di ruangan itu, cukup lantang untuk membuat Nazla terdiam dan bergetar di tempatnya berdiri. > "Mas... kamu serius ngomong gitu ke aku?" Nazla hanya bisa menatap mata suaminya dengan tatapan kecewa, matanya berkaca-kaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines