Choice
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Mar 20, 2023
Jika dipikir-pikir, menjadi baik atau jahat,pintar atau bodoh,bekerja atau menganggur,surga atau neraka itu sama-sama melelahkan. Menjadi baik harus sabar. Menjadi jahat melawan musuh. Menjadi pintar harus belajar. Menjadi bodoh nanti kesusahan. Berkerja pegal-pegal. Rebahan 24 jam pegal-pegal. Surga harus banyak ibadah,sabar. Neraka harus modal,gelisah. Ah tidak,pilihan-pilihan ke-1 itu lebih baik.Nanti ada hadiahnya,ada hasilnya,ada manfaatnya.Dan kalaupun lelah,kita masih punya Allah,tinggal mengadu,tinggal meminta tolong,Allah Maha baik. Sedangkan yang ke-2? See, pilihlah sendiri.
All Rights Reserved
#349
narasi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Nasyazhar || My husband in this world and the hereafter (HIATUS)
  • Serambi Masjid
  • My Promise To Allah [END]✓
  • Hijrahku Dan Hadirnya Ia
  • Hijrah [COMPLETED]
  • Lantunan Kalam Hati ✔
  • You, and My Brother [ S E L E S A I ]
  • Cinta Satu Sendok Teh (Secukupnya)
  • Bolehkah Pengangguran Mengeluh?
  • La Tahzan

Marhaban di cerita pertama saya.🌷 Nasya Ruqayyah az-Zahra, namanya indah bukan? mungkin kalian mengira sifatnya akan sama seperti namanya namun sayangnya gadis itu berbanding terbalik dengan perkiraan kalian. Nasya gadis barbar yang membuat kedua orang tuanya angkat tangan dengan sifatnya, hingga suatu hari dirinya dikirim ke pesantren sebab melanggar perintah kedua orang tuanya. ........................ "Kamu harus ayah masukan ke pesantren, sifatmu sudah melewati batas kemampuan ayah!!. " ucap ayahnya ahmad. "What Masuk pesantren? Tapi kenapa harus pesantren, Nasya gak mau masuk penjara suci itu. " "Siapa juga yang meminta pendapatmu, ini adalah hukuman karena kamu telah berpacaran dan membohongi ayah bunda. " ucap ayahnya dengan tegas. "Tapi kenapa hukumannya harus pesantren sih yah. " kesal Nasya. 🌷🌷🌷 𝑴𝒐𝒉𝒐𝒏 𝒅𝒊𝒃𝒂𝒄𝒂!! • follow sebelum membaca • janlup tekan tombol votenya • Di mohonkan untuk tidak memplagiat cerita ini, karena memikirkan alur cerita tidak segampang memikirkannya😌👊 • insyaallah cerita ini merupakan pemikiran saya sendiri tanpa ada unsur mengikuti milik orang lain • saya baru pertama kalinya membuat cerita ini, mohon bimbingannya bukan hujatannya. 𝑺𝒚𝒖𝒌𝒓𝒐𝒏 𝒌𝒂𝒕𝒔𝒊𝒓𝒐𝒏 𝒔𝒉𝒂𝒍𝒊𝒉 𝒔𝒉𝒂𝒍𝒊𝒉𝒂𝒉 Publish : 12 Oktober 2024

More details
WpActionLinkContent Guidelines