Very Special-US [Jake & Sunghoon]

Very Special-US [Jake & Sunghoon]

  • WpView
    Reads 438
  • WpVote
    Votes 67
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 16, 2022
Rohan, putra kelahiran Bandung, Jawa Barat. Yang saat ini tengah melarikan diri dari rumahnya ke Ibukota, Jakarta. Di sana ia bertemu Azka si anak badung tanpa orangtua yang selalu saja berbuat masalah di sekitarnya. Menurut Azka, tindakan Rohan untuk melarikan diri dari rumah begitu kekanak-kanakkan, mengingat dirinya (Azka) yang selama hidupnya tidak pernah merasakan kasih sayang orangtuanya. Azka, melabeli Rohan sebagai anak yang tidak bersyukur. Di lain sisi, Rohan yang sebatang-kara di Ibukota harus berjuang sendiri untuk menghidupi dirinya sehari-hari. Tanpa Azka, hidupnya pun sudah sangat kerepotan. Tapi, Azka tetap saja mengganggunya. Bagaimana kehidupan mereka nanti di Jakarta? Akankah hubungan mereka berjalan dengan baik?
All Rights Reserved
#74
jakehoon
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Qalbu {Terbit}
  • The Plan - [END]
  • FIRST IMPRESSION | Park Sunghoon ✓
  • Strongest Love in Jakarta
  • DANADYAKSA
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • Baper. (Completed)
  • I A M - must not injured
  • DEVIAN [END]
  • ALGANESSA

{Teenfiction-Spiritual} "Yah, izinin Acha tetap homeschooling. Acha nggak mau sekolah di tempat umum." Gadis belia kisaran berusia 15 tahun, kini sedang membujuk sang ayah agar tetap mengizinkannya untuk homeschooling. "TIDAK!" ucap lelaki yang di perkirakan berusia 40 tahun itu. Ia tetap kukuh dengan keputusannya untuk menghentikan putri tunggalnya itu homeschooling. "Ayah ingin kamu tumbuh seperti remaja lainnya. Ayah ingin kamu bisa bergaul dengan banyak orang, dan Ayah ingin kamu melawan rasa takutmu itu." Lanjut sang ayah dengan tegas. Gadis yang bernama lengkap Jingga Cahaya Senja itu hanya bisa menunduk. Ia berusaha menahan air mata yang sebentar lagi akan jatuh membasahi wajahnya. "Dan satu lagi, Ayah ingin kamu mempunyai teman manusia. Bukan HANTU!" Lelaki itu langsung berjalan keluar rumah, dan menyisakan anak gadisnya itu sendirian di ruang keluarga sambil menunduk, seolah meratapi nasibnya. Allah SWT berfirman : وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْاِنْسَ اِلَّا لِيَعْبُدُوْنِ "Aku tidak menciptakan jin dan manusia melainkan agar mereka beribadah kepada-Ku." (QS. Az-Zariyat 51 : Ayat 56)

More details
WpActionLinkContent Guidelines