Love Distracted

Love Distracted

  • WpView
    Reads 11
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Mar 1, 2025
" Di dalam sebuah buku, kamu adalah narasi sementara aku adalah bait dialog. Tanpamu, dan tanpaku, kita hanya sebuah buku kosong" (memulai sebuah akhir) _____****_____ " Sudah tidak ada lagi harapan yang bisa kita lanjutkan. Semua telah selesai. Aku hanya harapan, kita bisa bahagia dengan jalan yang sudah kita pilih" ujar Izy dengan suara parau menahan tangis. Aidan hanya menatap sendu, tangannya terus menggenggam erat agar ceweknya tidak pergi meninggalkannya. Berharap masih ada satu kali lagi kesempatan untuknya memperbaiki semuanya. Izy menghela nafas panjang kemudian tersenyum menatap Aidan. " Jika bahagiamu diharuskan memilih, jangan jadikan aku sebagai pilihan." Ujarnya sambil melepas pelan genggaman Aidan. Izy pun berlari meninggalkan Aidan yang masih berdiam di tempat. (JANGAN LUPA KOMEN DAN VOTE! FOLLOW SANGAT DIPERBOLEHKAN) *Selamat Membaca* Start : 26 februari 2022
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Lil Girl [COMPLETED]
  • AIDEN [END - New Version]
  • Abbiella[On Going]
  • Still With You
  • ZiellZara [ON-GOING]
  • AKASYA
  • dimana janji tersebut
  • ZARNOSA

spin-off ROOMMATE 212 "Ada masanya, apa yang kita mulai akan berakhir. Entah itu pertemanan, cinta, atau pertemanan yang diam-diam menyimpan rasa." Aku pernah baca sepenggal kata itu. Dan benar, apa yang kita mulai, suatu hari akan berakhir. Apa yang tidak aku bayangkan, hari itu berakhir, beberapa waktu lalu rasioku hilang. Ekspektasi memercik hangat dan menyadarkan arti realita sesungguhnya. "Ify, tau gak apa persamaannya you're welcome sama terima kasih kembali?" "Sama sama sama sama sama sama." sebelum Davychi menebak, lelaki itu sudah menjawab tebakannya sendiri. Davychi memutar bola matanya bosan. "Keren, jokes bapak-bapaknya sudah tertanam bagus!" Saat itu juga, aku tak paham apa arti takdir sebenarnya. cover art by : ©® Pinterest

More details
WpActionLinkContent Guidelines