Epilog: Penggalan Lara Luka

Epilog: Penggalan Lara Luka

  • WpView
    LETTURE 5
  • WpVote
    Voti 1
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadPer adultiIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, mar 11, 2023
Aku tokoh utama sekaligus figuran Aku protagonis sekaligus antagonis Aku adalah aku dan bisa saja dia Bisa juga aku adalah dirimu Aku pemeran sekaligus sutradara Aku tokoh sekaligus penulis Aku korban dan aku juga penjahatnya Aku yang memulai dan aku pula yang akan akhiri Aku bukan psikopat! Aku bukan manusia keji! Setiap yang hidup akan mati, itu kepastian tetap! Dan aku hanya mengambil peran dalam menyegerakannya. Kenapa harus pusing dan membuatku kian bersemangat? Maukah kau menjadi yang selanjutnya? Tunggulah!
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Revenant: Kuntilanak Penyelamat
  • Memories Of Love  (SELESAI)
  • About Alena
  • ALGENTA
  • Tujuh Detik Menghilangnya Aku
  • Suddenly Becomes Samara In The Novel
  • Who is She? [END]
  • The Dark Side(END)

Kehidupanku begitu indah dan penuh dengan warna. Tidak semua orang memiliki keistimewaan untuk menghidupi kehidupanku. Aku cinta penuh terhadap Ibu dan ayahku yang membesarkan Aku. Dan Aku cinta semua teman sekolahku meskipun perseteruan dan masalah ada di antara kita. Tetapi semuanya sirna dalam satu jentikan jari. Hanya butuh satu insiden saja untuk mengakhiri hidupku di dunia ini. Aku melihat tubuhku sendiri penuh dengan darah, dan tulang yang patah dan rapuh. Satu momen yang berlangsung selama 5 menit saja bisa menghancurkan kehidupan yang dibangun bertahun-tahun. Namaku Angeline dan umurku masih 14 tahun. Sebagai arwah gentayangan. Aku berkelana ke tempat-tempat familiar dan menemui mereka yang terdekat dengan aku. Dari sekian banyaknya teman-temanku yang terdekat, seorang anak di kelasku yang dianggap aneh adalah satu-satunya yang hidup yang bisa mendengar perkataanku berkat dari talenta kususnya. Dan dari terjalinnya komunikasi antara Aku dan Alina, kita menciptakan sebuah persahabatan yang baru di tengah-tengah duka dan tragedy. Sebagai roh orang mati, Aku berprasangka akan menghabisi akhiratku di dalam penyesalan, amarah, dan binasa. Seperti apa yang banyak orang pikir sebagai hantu gentayangan yang haus akan balas dendam, meminum darah anak-anak, dan membawa ketakutan, kutuk, dan mala petaka kepada yang masih hidup. Tetapi Aku tidak pernah berpikir mengenai balas dendam ataupun kebencian kepada siapapun. Aku tidak tega untuk menyakiti orang lain semenjak Aku masih kecil dan begitu juga setelah Aku mati. Aku selalu membantu orang yang lemah, dan menemani mereka yang kesepian. Demikian hal yang sama juga yang ingin kuliakukan sepanjang kematianku sebagai roh yang tersesat. Banyak sekali yang kudapatkan di sepanjang pengalamanku sebagai roh mati. Terutama dengan bangkitnya kuasa gelap yang melandai ibukota, menyelamatkan perempuan yang hampir mati, dan melawan para penjahat. Apakah kematian ini adalah akhir dari riwayatku. Atau awal kehidupan yang baru?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti