Nuraga

Nuraga

  • WpView
    Lecturas 88
  • WpVote
    Votos 7
  • WpPart
    Partes 3
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, nov 5, 2025
WpInfo
Fanfic
BTS
Raymon masih tidak paham dengan jalan kehidupannya sendiri. Dahulu, ia selalu diberi kebahagiaan yang tiada tara. Namun, kata 'bahagia' itu kini sudah tidak ada satu pun yang masih menetap di kepalanya. Apakah ia hidup hanya sebagai alat percobaan Tuhan dalam mengatur kehidupan manusia? Entahlah. Bahkan, Raymon sudah tidak ada lagi alasan untuk hidup. Hingga suatu saat ia bertemu dengan seorang gadis yang memiliki takdir hidup tak jauh darinya dan mampu memberikan setitik kebahagiaan di hati Raymon. Lantas, apakah Raymon tetap berpegang dengan keputusannya di awal atau bahkan bertahan untuk menjalani kehidupan selanjutnya? cover art ©st_sseuregi
Todos los derechos reservados
#11
btsnamjoon
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • "Beneath Her Forbidden Touch"[END]
  • Mission
  • Change The Plot (Niel) ✓
  • REGAN's Crazy Wife
  • karakter kecil ini mengasuh keluarga iblis?! {S2}
  • BACKSTREET
  • Chana's Transmigrasi
  • Drama di Pintu Kosan

Elara Vionette tidak pernah mempertanyakan pekerjaan ibunya. Baginya, Livia Asteria hanyalah seorang pelayan yang pulang setiap malam dengan tubuh lelah dan senyum lembut. Sampai suatu hari, ibunya jatuh sakit. Dan Elara diminta menggantikannya. Rumah itu besar. Terlalu besar untuk menyimpan rahasia sekecil apa pun. Pernikahan sang nyonya dan suaminya hanyalah kontrak tanpa cinta. Lorong-lorongnya dipenuhi keheningan. Dan di balik pintu hitam dengan gagang emas itu... ada sesuatu yang tak pernah Elara bayangkan. Valeria Devianne tidak pernah tertarik pada siapa pun. Dingin. Tinggi. Elegan. Tak tersentuh. Sampai ia melihat putri pelayannya. Apa yang awalnya hanya rasa ingin tahu... berubah menjadi sesuatu yang lebih dalam. Lebih gelap. Lebih berbahaya. Karena beberapa rasa lapar tidak pernah benar-benar hilang. Mereka hanya menunggu untuk diwariskan. Dan Elara tidak tahu... bahwa malam pertama ia mengetuk pintu itu, ia sedang melangkah masuk ke dalam kelaparan yang bukan miliknya.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido