GARDENIA
  • WpView
    Reads 13
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 9, 2022
Kita tak selamanya menjadi anak kecil. Ketika tumbuh dewasa kita akan mengemban berbagai macam tanggungjawab. Mungkin kita tak bisa bersama lagi. Tapi jangan lupakan aku ya! -Ollie Lucious Nanti ketika waktu telah mengizinkan kita untuk bersama, mari kita menanam bunga gardenia, dan aku akan menyanyikan lagu kita. -Hana
All Rights Reserved
#879
kingdom
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Roos
  • DAECHWITA 🔥✔️(Tamat)
  • change the life of the evil princess [End]
  • DESIRE (KIBA-INO)✅
  • Atasha
  • Bonjour, Prince! [Lee Know]
  • Ziana Second Life (END)
  • Forever You And Me
  • Reinkarnasi Sang Antagonis (TERBIT)
Roos

"Tolong jadikan aku rakyat biasa." Perkataan dari anak perempuan itu membuat satu aula terdiam. "Tapi kau berada di nomor dua puluh empat dari tahta," ucap kaisar yang juga kakeknya. "Benar, kau putri satu-satunya kekaisaran," jelas raja tak terima, jangan lupakan dia adalah pamannya. Semua orang menatapnya tajam, bahkan ayahnya sudah ingin memitesnya seperti kutu. "Tapi aku mau bebas," bantah gadis itu lagi, bahkan dahinya sudah berlapis-lapis. "Baik kau akan menjadi putri mahkota dari sepupu pertamamu," titah kakeknya dengan ucapan santai yang ditulis oleh kasim. Oh jangan lupakan ucapannya adalah hukum!

More details
WpActionLinkContent Guidelines