Yandere Yaya (BoBoiBoy)

Yandere Yaya (BoBoiBoy)

  • WpView
    Reads 583
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Dec 31, 2021
WpInfo
Fiction
Mystery
-Yaya's POV- Aku terlahir di dunia, hanya sebagai alat. Yang jika sudah tidak berguna akan disingkirkan begitu saja. Hanya itu alasan aku ada disini, tidak lebih. Namun, Ibuku berkata: "Kita adalah manusia, bukan alat. Kau bisa menentukan pilihan hidupmu sendiri," ... Aku tidak paham. Selama ini aku hanya bertindak atas dasar perintah orang lain, bukan kemauanku sendiri. Perasaan dan emosiku sudah lama mati. Tapi ... Ibuku bilang perasaan dan emosiku bisa hidup kembali ... ... jika bertemu 'dia'. 23 Desember, 2021.
All Rights Reserved
#486
boboiboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • TIME will TELL {On Going}
  • ʟᴏɴᴇʟʏ ( HaliTau)  Season 1 End.
  • I'm the Demigod! (Boboiboy Fanfic AU) {END}
  • READER VS TUJUH BOBOIBOY
  • New Life(s) New Me (Hiatus)
  • dark magic╎boboiboy x reader S1 (End)
  • PAIN [Boboiboy]
  • [✓] 1. Permission to Have | (Kaizo x Halilintar)
  • I'm Tired! Angst Halilintar

"Selamat Tinggal." Itulah ucapan terakhir yang ia dengar sebelum sebuah benda pipih dan tajam menikam jantungnya. Mata berwarna jingga layaknya api yang berkobar itu menatap kearah sang pelaku yang menatapnya dengan tatapan kosong. "Sialan kau...seandainya saja...kau tidak pernah dilahirkan dan fakta bahwa kau adalah adikku..." "Kiamat ini tidak akan pernah terjadi." Pedang yang ada di tubuhnya ditarik keluar membuatnya tersungkur di lumpur yang sudah digenangi oleh darahnya sendiri. Melihat bahwa lawannya sudah lumpuh si 'adik' itu pun pergi meninggalkan si 'kakak' menghembuskan napasnya untuk terakhir kalinya. ■□■□■□■□ Mata jingga itu terbuka lagi, kini di depannya ada sebuah jam besar yang jarum jamnya tidak berdetak sama sekali. "Apa yang akan kau pilih, nak? Menyerah dan mati disini atau mengulang kembali waktu yang telah kau sia-siakan?" "Kembalikan aku agar aku bisa menebus kesalahanku yang dulu." "Senang mendengarnya~" □■□■□■□■ Apakah anak itu bisa melakukan perjalanannya? Rintangan apa yang akan ia lalui selama melakukannya? Hanya waktu yang akan menjelaskannya nanti. ||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||| Karakter di cerita ini milik @Monsta. Dan video+gambar yang aku cantum bukan milikku. Aku hanya meminjamnya. Maaf jika ada kesalahan kata atau kekurangan. Silahkan berikan kritik dan saran untuk membantu meningkatkan kualitas novel ini. ♡Selamat Membaca♡

More details
WpActionLinkContent Guidelines