(Not) Aesthetic Life

(Not) Aesthetic Life

  • WpView
    Membaca 1,427
  • WpVote
    Vote 495
  • WpPart
    Bab 43
WpMetadataReadDewasaBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Kam, Feb 13, 2025
Saujana Swastamita, remaja 16 tahun, terpuruk dalam kehidupan tidak estetik dan penuh kepatetikan, yang ia rasa selalu mengikuti setiap detik hidupnya berjalan. Ia merasa ditelantarkan oleh Tuhan dan Takdir, keraguan dan amarah mengisi hatinya. Dalam kesedihan, Swasta mencari jawaban: "Mengapa hidupku seperti ini?" Apakah dia bisa bangkit dan mengubah nasibnya yang penuh kegelapan nan kelam? Atau justru kian terpuruk lebih dalam ke jurang kepedihan tanpa ujung? "Tuhan, izinkanlah kebahagiaan menghampiriku, kendati hanya sepersekian dari sisa waktu yang Engkau berikan." ~Saujana Swastamita~
(CC) Atrib. NonKomersial. BerbagiSerupa
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Almost Us
  • Putralisha~
  • The First, Not the Last
  • My Eternal Moon [ End ✔️]
  • SELESAI (Say Goodbye)
  • Restu Tuhan
  • Strawberry
  • Kelabu Asa
  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • SalFlo
  • Be With You (Completed)
  • NATHA: AFTER SHE GO || ON GOING
  • Alur Kehidupan [REVISI]
  • Devilicya [END]
  • As Time Allows
  • AMERTA : The Last Embrace
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
Almost Us

Sebagian orang dari kita mungkin percaya, bahwa beberapa orang datang ke hidup kita datang dengan membawa suatu alasan. Entah untuk tinggal selamanya atau sekadar singgah sebentar, lalu meninggalkan jejak yang sulit untuk dihapus. Waktu terus berjalan, tetapi beberapa hal masih tetap tinggal entah sebagai kenangan, luka, atau sesuatu yang samar-samar mengendap di hati. Tak semua orang menyadari kapan segalanya mulai berubah. Terkadang, perubahan datang begitu perlahan, seperti senja yang merayap di langit, menggantikan terang tanpa terasa. Begitu pula dengan perasaan yang datang tanpa aba-aba, lalu tiba-tiba mengisi ruang yang bahkan tak pernah disadari keberadaannya. Sebagian remaja mungkin pernah merasakan hal ini, contohnya membuat keputusan-keputusan kecil yang sederhana namun berdampak besar dalam kehidupan, perasaan yang tumbuh diam-diam, dan momen-momen yang tanpa disadari mulai mengubah segalanya. Di sinilah kisah Kiara Tarunika dimulai tentang perjalanan yang tak hanya membawa kebahagiaan, tetapi juga menghadirkan pertanyaan besar dalam hidupnya.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan