LUKA atau PENAWAR ?

LUKA atau PENAWAR ?

  • WpView
    MGA BUMASA 43,984
  • WpVote
    Mga Boto 1,970
  • WpPart
    Mga Parte 39
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeHuling na-publish Fri, Nov 15, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Zahra Al-Malik, perempuan yang sudah hampir tidak mempercayai lagi laki-laki selain Almarhum Abi dan saudari laki-lakinya, dan mungkin bahkan sekarang ia tidak akan pernah percaya akan ucapan laki-laki. Pernikahannya yang hanya tinggal menghitung jam kandas akibat ia kembali mempercayai ucapan laki-laki yang datang melamarnya dengan baik pada Uminya. Namun di sisi lain, ada laki-laki yang datang dan ingin mengantikan posisi laki-laki yang seharusnya menikah dengannya. Akankah Zahra menerima dan mempercayai laki-laki tersebut bahwa laki-laki tersebut tidak akan menyakitinya lagi? Mentahan pict cover by Pinterest
All Rights Reserved
Sumali sa pinakamalaking komunidad ng pagkukuwentoMakakuha ng personalized na mga rekomendasyon ng kuwento, i-save ang iyong mga paborito sa iyong library, at magkomento at bumoto para lumago ang iyong komunidad.
Illustration

Magugustuhan mo rin ang

  • Siapakah yang mencintaiku [END] Revisi
  • KETIKA HATI HARUS MERELAKAN
  • Suami Pilihan Abi
  • Imperfect Wife
  • My Husband ♡ [COMPLETED]
  • Syair Cinta Az Zahra
  • Cinta Gus Ali Kepada Sarah
  • 2nd Bite of The Cherry
  • Harga Untuk Luka

Ini tentang sebuah keterlambatan dan ketidaksadaran tentang sekitarnya. Sebuah cinta yang bukan lagi dikatakan cinta segitiga, akan tetapi ada banyak segi dan sisi. Mulia Lutfiyah, wanita dengan harapan yang besar dan sangat yakin bahwa harapan itu akan terwujud. Kehidupannya yang tidak dianggap oleh Ayahnya, karena dia perempuan. Serta kisah cinta yang terpendam kepada sang sahabat, begitu membuat harapannya semakin besar. Tanpa tahu, harapan kadang mengecewakan. Takdir yang sudah di tulis oleh Tuhan, tidak bisa di ubah kecuali nasib. Sampai Mulia benar-benar berakhir? Siapa yang akan selalu menemaninya?

Karagdagang detalye
WpActionLinkMga Alituntunin ng Nilalaman