[BL] Nachste

[BL] Nachste

  • WpView
    Reads 5,974
  • WpVote
    Votes 857
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Nov 16, 2024
Baru-baru ini, di Akademi Zuic muncul seorang Elf yang mengejutkan banyak orang dengan mendapatkan posisi Dark Mage. Hal ini memicu kehebohan karena secara umum, bangsa Elf dikenal sebagai makhluk yang kaya akan cahaya. "Tubuh ini kekurangan gizi, perlu beberapa lama agar kembali normal. Gift yang kudapat terkunci dan Skill juga terkunci, tidak berguna! Keberuntungan apanya, cuih! Penuh kesialan!"
All Rights Reserved
#229
maleprotagonis
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Legacy of The Elven Heir
  • Pertempuran Tanah Jawa
  • 𝐓𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐀𝐭𝐭𝐚𝐥𝐚 [𝐁𝐋] END
  • WIZARD (Broken Butterfly) END
  • Elio Aksara Lavendra
  • The Miracle Of Crystals
  • Elemen Terkuat. [ON GOING]✍️
  • Mahkota Phoenix: Awal Dari Permulaan S1|End (Revisi)

Sihir dan pedang telah lama menjadi simbol kejayaan Kekaisaran La Grande. Di bawah naungan Kaisar Sihir dan enam keluarga agung, mereka berhasil menumbangkan pemimpin Dark Magic. Namun, legenda sejati tak pernah berbohong meski kebenaran sejati telah terdistorsi. Bukan enam, melainkan tujuh keluarga agung yang berdiri di sisi kaisar. Dan salah satunya, adalah keluarga Bell yang merupakan keturunan langka berdarah peri-manusia yang kini telah hilang dari sejarah. Seratus tahun lalu, keluarga Bell di bantai habis oleh sisa-sisa kelompok Dark Magic yang haus kekuasaan. Nama mereka dihapus, darah mereka ditumpahkan, dan kejayaan mereka terkubur bersama abu masa lalu. Namun, legenda tidak sepenuhnya hilang. Lima puluh tahun kemudian, seorang gadis muncul membawa nama yang telah lama di kubur. "Aku, Lucia Bell. Berjanji akan mengembalikan kehormatan keluargaku, membakar musuh-musuhku, dan membangun kembali rumah besar Bell dari abu." Dengan darah di telapak tangannya dan sumpah di bibirnya, Lucia Bell bertekad menghidupkan kembali kejayaan yang telah lama menghilang, dan membangun kembali warisan peri bersamanya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines