Story cover for [BL] Nachste by OaklayLnou
[BL] Nachste
  • WpView
    GELESEN 5,877
  • WpVote
    Stimmen 846
  • WpPart
    Teile 11
  • WpView
    GELESEN 5,877
  • WpVote
    Stimmen 846
  • WpPart
    Teile 11
Laufend, Zuerst veröffentlicht Dez. 24, 2021
Baru-baru ini, di Akademi Zuic muncul seorang Elf yang mengejutkan banyak orang dengan mendapatkan posisi Dark Mage. Hal ini memicu kehebohan karena secara umum, bangsa Elf dikenal sebagai makhluk yang kaya akan cahaya.
 
"Tubuh ini kekurangan gizi, perlu beberapa lama agar kembali normal. Gift yang kudapat terkunci dan Skill juga terkunci, tidak berguna! Keberuntungan apanya, cuih! Penuh kesialan!"
Alle Rechte vorbehalten
Melden Sie sich an und fügen Sie [BL] Nachste zu deiner Bibliothek hinzuzufügen und Updates zu erhalten
oder
#207misi
Inhaltsrichtlinien
Vielleicht gefällt dir auch
Vielleicht gefällt dir auch
Slide 1 of 9
Pangeran Kegelapan cover
kenneth (transmigrasi)  cover
RIAN OR LIAN cover
Pertempuran Tanah Jawa cover
WIZARD (Broken Butterfly) END cover
Second Life The Geeky Boy  cover
𝐓���𝐫𝐚𝐧𝐬𝐦𝐢𝐠𝐫𝐚𝐬𝐢 𝐀𝐭𝐭𝐚𝐥𝐚 [𝐁𝐋] END cover
Nevidim [hiatus] cover
Prince's Revenge  cover

Pangeran Kegelapan

22 Kapitel Abgeschlossene Geschichte Erwachseneninhalt

Malam semakin larut, namun tidur menjadi hal yang mustahil bagi Mael. Setiap kali dia memejamkan mata, dunia di sekitarnya seakan berubah. Suara gemerisik dari sudut-sudut ruangan, desahan napas yang tidak berasal dari dirinya, dan bayangan-bayangan yang menari di balik tirai gelap kamarnya membuat dadanya terasa semakin sesak. Saat dia berbalik untuk kesekian kalinya di tempat tidur, suara itu kembali muncul-seperti bisikan yang tertiup dari balik dinding, rendah dan penuh kekuatan. "Mael... Kau tidak bisa lari..." Dia terlonjak bangun, matanya terbuka lebar, jantungnya berdetak keras. Ruangan itu sunyi. Terlalu sunyi. Dia duduk di tempat tidur, menarik napas dalam-dalam dan berusaha meredakan gemuruh di dadanya. Bisikan itu, suara yang sama dengan yang ia dengar di perpustakaan, menghantuinya lagi. Pikiran Mael kacau. Apakah ini nyata? Ataukah dia sudah kehilangan akal? Sejak mimpi itu, dunianya berubah menjadi labirin ketakutan yang tak bisa dia pahami. Mata Mael bergerak ke sudut kamar, ke arah bayangan yang terasa lebih pekat daripada biasanya. Di sana, samar-samar, dia melihat sesuatu. Sesosok tubuh samar yang menyatu dengan kegelapan. Tubuh itu bergerak perlahan, semakin dekat, seperti makhluk yang merayap dari kedalaman mimpi buruknya. "Siapa kau?" Mael berbisik, meskipun dia tahu tak ada jawaban.