Happily Never After : The Seven Sins (One Shot Collection)

Happily Never After : The Seven Sins (One Shot Collection)

  • WpView
    LECTURAS 70
  • WpVote
    Votos 8
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación lun, ago 17, 2026
WpInfo
Fanfic
Acción y Suspenso
Misterio
Fantasía
Seven Deadly Sins One Shot/Two Shots/Three Shots Collection Setiap manusia melakukan dosa. Kesalahan yang terjadi dalam tekad membara atau sekedar kebodohan sederhana, bisa menghantui hidup seseorang. Tak peduli ke mana pun kau pergi, beberapa dosa memiliki cara untuk melekat ke jiwamu, dan menodaimu untuk selamanya. "Not every chapter needs a happy ending. Some chapters exist to make you stronger for the next one." 100% Fanfiction Written by Shenshen_88
Todos los derechos reservados
#170
darkromance
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • TOUCH-ME-NOT [keonhyeon]
  • Journey
  • Obsession Overdose
  • SAIRISH
  • FRIEND'S? - KRATINGMEEN
  • The Threads We Left Behind {Marjames / JJujami}
  • Skripsi Dan Buku Nikah
  • Possessive Male Lead
  • I'm Not Just a Figuran
  • PAMENGKU | NOMIN

Satu kampus tahu kalau Kenan Abyasa adalah benteng kokoh Fakultas Teknik yang tidak tersentuh. Dia tampan, perfeksionis, bermulut ketus, dan punya aturan mutlak yang tidak boleh dilanggar siapa pun: jangan pernah menyentuh fisiknya secara sembarangan. Tapi, aturan itu seolah tidak berlaku bagi Seva Ananta. Sebagai mahasiswa FEB yang modis, wangi, dan dipenuhi pesona centil yang menggemaskan, Seva sengaja menjadikan Kantin Pusat sebagai medan perang hariannya. Mulai dari sengaja mengantarkan minuman manis, memanggil dirinya sendiri dengan sebutan nama, hingga gestur natural menyelipkan poni ke belakang telinga demi memancing perhatian sang pujaan hati. Semua orang mengira Seva akan segera didepak oleh sifat dingin Kenan. Namun di balik layar, saat tidak ada pasang mata yang melihat, justru cowok kaku itulah yang selalu memegang kendali; dengan sengaja menarik kerah kemeja Seva agar mendekat, atau menahan pinggang si gembul itu sedikit lebih lama agar tidak berpaling ke orang lain. Karena bagi Kenan, aturan Touch-Me-Not miliknya punya satu pengecualian besar, dan nama pengecualian itu adalah Seva.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido