AMOUR KARLA

AMOUR KARLA

  • WpView
    Membaca 33
  • WpVote
    Vote 7
  • WpPart
    Bab 2
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sab, Des 25, 2021
WpInfo
Fiksi
Romansa
Karla hanya seorang gadis lugu yang bertemu dengan lelaki tampan saat hujan melanda kota Jakarta. Lelaki itu menjelaskan tentang arti senyuman manis Karla, yang membuat sebagian orang candu. "Apa? senyum kan ibadah." "Dampaknya, lu buat anak orang ngerasain apa itu jatuh cinta. Jantung mereka gak aman." Tanpa Karla sadari, hidupnya perlahan menjadi lebih mendalam. Bukan hanya cinta dan senyuman tapi tentang perasaan menyangkut kedua insan tersebut.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
#87
jevan
WpChevronRight
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Rules vs Chaos
  • Because I'm Stupid (End)
  • "Hujan"
  • Arseta's Last Step [✔]
  • Silent, Please! (Re-up)
  • SHALFA [SUDAH TERBIT]
  • MARVELLA QISYA [ End ]
  • After J (Complete)
  • P3K Jadi PDKT
  • Arunicalla [TAMAT DI KARYAKARSA]

Seorang gadis yang memiliki paras cantik dengan mata sipit memiliki sifat yang sangat berbeda dengan parasnya. Gadis berparas cantik dan anggun itu memiliki sifat barbar dan juga random. Meski begitu dia memiliki daya tarik yang kuat sehingga banyak disukai oleh para siswa sekolahnya. Bahkan dia memiliki banyak penggemar juga dari sekolah lain. Gadis itu cukup populer di sekolah dan dia juga merupakan seorang selebgram. Siapa sangka gadis itu harus dijodohkan dengan cowok berhati es. Cowo yang memiliki jabatan sebagai ketua OSIS itu juga merupakan kapten tim volly sekolah. Cowok dengan wajah tampan namun dingin. Memiliki sifat cuek juga ambisius membuatnya menjadi idaman siswi-siswi sekolahnya. "Se ngga terima itu lo dijodohin sama gue?" Meysha mendelik kesal mendengar itu. "Lo buta apa gimana sih, Za. Ya iyalah!" "Ya udah, sama!" sahutnya datar. "Terus kenapa setuju Reza!" Meysha benar-benar muak kali ini. Areza terdiam. R-reza? Areza membuang nafas pelan kemudian berdiri tepat di depan gadis yang kini menangis terisak. Areza yang semula tidak begitu peduli menjadi tidak tega melihatnya. "Gue ga niat buat ngebujuk lo, Sha. Tapi kalau orang tua udah ngusulin berarti mereka udah mikir matang-matang sebelumnya." kata Areza dewasa, karena bagaimana pun dia tau alasan kenapa orang tuanya bersikeras melakukan perjodohan ini.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan