Hudhuri.

Hudhuri.

  • WpView
    Lecturas 24
  • WpVote
    Votos 4
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, dic 26, 2021
WpInfo
Ficción
Romance
"Jangan pernah kau memiliki alasan untuk takut, karena kau sama sekali tak memiliki bayangan itu. Untukmu kepedihan hanyalah akan mendatangkan kelegaan lain, seakan-akan kau menghirup udara dalam kolam berair gelap." Perjalanan menuju sekolah barunya, mengubah segala takdir kehidupan. Lelaki penyelamat hidup Dizav dari kecelakaan yang nyaris merenggut penglihatan dan nyawanya ternyata bukan laki-laki biasa. Dan ada yang tidak pernah dibayangkan, kesempatan kedua hidup Dizav mengawali munculnya kemampuan yang menyelubungi tubuh dan pikiran; perasaan kebas terhadap rasa sakit, kehilangan denyut nadi, ketidakmampuan untuk tersenyum, dan kemampuan melihat dimensi lain. Mampukah Dizav menyentuh ruang-ruang perasaan kebas yang tersungkur di sudut harapan? Apakah dia akan merasakan denyutan nadinya kembali dan menemukan cara melawan hilangnya senyuman dari gema masa lalu? Lalu, siapakah lelaki yang menyelamatkan hidupnya?
Todos los derechos reservados
#246
akademi
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • TRAVELING : world of novel (ON GOING)
  • BAM || Betapa Aku Mencintaimu (End)
  • SILENCED AT 302 [END]
  • Bunuh Saja Aku Tuhan
  • Time Loop
  • Secret Admirer : Untukmu Yang Tak Tahu
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Di Bawah Lampu [TERBIT]
  • Bentangan Payung Biru
  • Antara Cinta dan Takut [TERBIT]

"Akhirnya... kita nggak gabut lagi, Nda?" "Sebab... kita mati, gitu?" Kebanyakan orang mungkin bakal panik atau nggak terima saat tahu mereka mati. Tapi beda cerita dengan dua sahabat ini-Adzra Amalia dan Sihan Fayzha. Bukannya takut, mereka justru excited saat sadar mereka terbangun di tempat serba putih yang nggak ada ujungnya. Sebab selama hidup, mereka berdua sering sekali berandai-andai soal kematian. Bukan karena hidup mereka kelam, justru sebaliknya. Mereka kaya, damai, bahkan sangat jarang mendapat masalah, dan gampang mendapat apa pun yang mereka mau. Hidup mereka... terlalu mudah. Tapi sekarang? Mereka punya tujuan baru... menjadi penjelajah dunia novel, untuk mengisi kekosongan yang bahkan kematian pun nggak bisa hentikan. "Yeah... daripada hidup lagi terus bosen lagi karena nggak pernah dapet masalah, mending kita jelajahi dunia novel. Di sana pasti banyak masalah yang seru."

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido