TCOMHIATN [TAMAT]

TCOMHIATN [TAMAT]

  • WpView
    Membaca 50,266
  • WpVote
    Vote 3,167
  • WpPart
    Bab 76
WpMetadataReadDewasaLengkap Kam, Agt 24, 2023
WpInfo
Fiksi Penggemar
Judul : Taking Care of My Husband in a Tragic Novel Genre : Adult, Fantasy, Mature, Psychological, Romance, Smut, Tragedy Sinopsis : Dalam novel tragis, aku memiliki tubuh Astell Heines, yang meninggal saat merawat suaminya yang berusia 13 tahun sesuai seleranya. Wanita jelek dari Heines. Seorang wanita bangsawan yang bermain rumah dengan seorang anak karena dia tidak memiliki pria lain untuk dinikahi. Itu adalah reputasi Astell dalam masyarakat kelas atas. Tapi mereka tidak tahu- Mengapa hati Astell akan sakit setiap kali dia melihat Bleon dan alasan mengapa Bleon begitu gelisah memikirkan Astell pergi. Setelah aku menjadi Astell, aku mengalami cinta sejati yang belum pernah aku alami sebelumnya. "Tolong jangan tinggalkan aku... aku tidak bisa hidup tanpa istriku." Aku akan membuatmu bahagia. Jadi jangan tinggalkan aku. "Kalau begitu, tolong jangan buang aku bahkan jika aku lebih buruk dari sampah... tolong..." Aku mencintaimu. Kamu adalah satu-satunya cahaya dalam hidupku yang melelahkan dan menyedihkan. Bleon, sepertinya kita berjalan berdampingan di dunia paralel yang tak terjangkau. Jadi kamu bisa pergi mencari tempatmu sekarang. Selamat tinggal. Selamat tinggal, Bleon.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • Paradise
  • [1] [END] [NOVEL] Death Is the Only Ending for the Villainess
  • Di Bawah Pohon Ek
  • Giona: Second Lead My Husband
  • Perfect Mom
  • [2] [END] [NOVEL] Death Is the Only Ending for the Villainess
  • THE S*X TAPE
  • IVIANNE  [ SELESAI ]
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan