Obsellete

Obsellete

  • WpView
    Reads 92
  • WpVote
    Votes 15
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Mar 13, 2022
Mimpi merupakan hal terindah yang pernah aku rasakan tapi mengapa kenyataan mematahkan semua keindahan itu? Aku benar benar ingin hidup dalam fiksi agar aku dapat melakukan kehidupan yang benar benar aku inginkan sejak dulu. Apakah salah aku berharap sedemikian rupa yang pada akhirnya mimpi itu tidak mungkin pernah terjadi? Setidaknya aku ingin terlahir kembali untuk menjadi bintang. Dimana aku bisa melihat indahnya dunia tanpa merasakan rasa sakit yang begitu dalam. Kelak Jika aku bisa memilih. aku tidak ingin terlahir kembali untuk menjadi seorang manusia. Aku capek, melihat semua kebohongan kebohongan itu. semua perkataan mereka selalu terngiang di pikiranku. Akan selalu ada kebohongan didalamnya entah walaupun keadaan yang memaksanya. Aku tau Dosa memang akan selalu bertambah seiring berjalannya waktu sampai aku bertanya, sebanyak itukah dosa yang aku lakukan, sehingga takdir tidak pernah memihak diriku? Mari ikuti perjalanan takdir, aku akan mengikuti itu semua sesuai rencana alam pada hidupku. < Murni dari pemikiran sendiri > Please, don't copy my story! Thank you
All Rights Reserved
#452
anxiety
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • My Hero Academia: Male reader
  • Get in the Dark  | DROPPED
  •  Empathy (On-Going)
  • TWIN FLAME { ON Going! }
  • A fake world
  • Memories in Moon
  • TIREYA
  • Adventure Of The Lost Powerful Gods Reincarnation.
  • Lucid Dream[COMPLETE]✓✓

[Bukan Novel Terjemahan] Di tengah kehampaan yang gelap, Kaelo merasakan kesadarannya melayang. Tidak ada rasa sakit, tidak ada tubuh, hanya... kosong. 'Jadi, aku mati?' pikirnya. - "Kau mati." - "Namun, aku akan memberimu kesempatan kedua. Kau boleh mengajukan tiga permintaan." K- "Baiklah. Permintaan pertamaku, aku ingin hidup kembali di dunia My Hero Academia." - "Dikabulkan." K- "...., ...." - "Dikabulkan." K- "...., .." - "Dikabulkan." - "Nikmati kehidupan barumu, Kaelo Agatami." ---- Nezu duduk di depan layar yang menampilkan daftar pasangan dan lawan. Ia menyesap tehnya perlahan, memperhatikan bagaimana ujian ini akan berjalan. Di sudut pikirannya, ia masih memiliki pertanyaan yang belum terjawab. Tetapi untuk saat ini, ia hanya perlu menunggu dan mengamati. Permainan masih panjang. !! ATTENTION !! ∆ Cover buku bukan milik saya, jika pemilik tak setuju saya akan langsung menghapusnya. ∆ Alur tak sepenuhnya mengikuti canon asli. ∆ Ini merupakan Fanfic dari My Hero Academia. ∆ My Hero Academia bukan milik saya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines