Another Name for Love is Blue

Another Name for Love is Blue

  • WpView
    Reads 1,598
  • WpVote
    Votes 225
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Mar 19, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Berawal dari patah hati, Shenina Febriani memutuskan untuk resign dan mencari pekerjaan baru di Ibu Kota. Waktu itu, yang dia pikirkan hanyalah pergi meninggalkan kota kelahirannya. Dengan harapan bahwa lukanya akan sembuh seiring dengan perginya Shena dari Semarang. Di Jakarta, dia numpang tinggal sementara dengan Tante Asti-kerabat dekat keluarganya. Shena pikir dia akan sembuh. Namun ternyata, tinggal di rumah Tante Asti ditambah berurusan dengan Regi Rayyanza dan Ghibran Naufal malah membuka luka lain dalam dirinya. Shena ikut masuk ke dalam kisah mereka berdua. Tentang Regi yang harus melepaskan. Tentang Ghibran yang ditinggalkan. Dan tentang dirinya yang tak bisa lepas dari kedua laki-laki itu.
All Rights Reserved
#8
piscesablue
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Brainwave
  • Second Chance Romance ✓
  • MENIKAH KARNA DENDAM (COMPLETED)
  • Kembali Dan Mulai ✔
  • MOMENT[On GOING]
  • Takdir Cinta Kita
Brainwave

Kelana pikir senyuman lebarnya akan menyembuhkan. Tekadnya untuk tetap giat belajar, membangun koneksi baik dengan banyak orang, selalu bertingkah ceria.. Kelana pikir itu semua cukup untuk memperbaiki kerapuhan di dirinya. Menambal sebuah bidang yang terlanjur keropos, memperhalus semua yang telah terkikis. Mengembalikan semua ke titik awal, itulah yang Kelana impikan. Hanya perlu berusaha menjadi Kelana yang sebelumnya, sehingga keadaan juga kembali seperti semula. Dengan begitu, dia akan kembali menjadi Kelana yang dapat membuka pertahanan dirinya untuk bisa berada diantara banyak orang. Tapi tak semudah itu. Semakin Kelana menahan semua tekanan yang ada pada dirinya, semakin ia terhimpit di dalamnya. Sekeras apapun ia berusaha kembali membuka diri, tembok-tembok besar itu malah semakin memperkokoh bangunannya agar bisa menjadi batas mutlak antara Kelana dengan dunia luar. Lagu-lagu yang selalu menemaninya menjalani terapi tak lagi menenangkan. Nasihat Sang Dokter kini bahkan dianggapnya angin lalu, rasanya hambar dan tak berarti lagi. Ternyata, usaha Kelana tak membuahkan hasil. Senyumnya tak pernah benar-benar menyembuhkan. Hingga saat pertemuannya dengan lelaki bernama Alfataraka Putra Soeharsono, lelaki yang diciptakan sebagai gelombang otak, juga penggerak gelombang otak, bagi seorang Kelana Ataletha Diaphenia. - Since August, 2018 Until present.

More details
WpActionLinkContent Guidelines