NAKENZO
  • WpView
    Reads 115,252
  • WpVote
    Votes 7,299
  • WpPart
    Parts 46
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Aug 7, 2023
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo tuh cuma akses balas dendam gue terhadap nyokap lo! Tapi ga tau kenapa, semakin gue bernafsu untuk balas dendam, disaat itu juga gue takut kehilangan lo!" ~Ken Ken, berniat balas dendam atas kematian sang mama tercinta kepada Michel, mama tirinya. Ken menjadikan Naya, adik tirinya sebagai akses balas dendam. Balas dendam yang berkedok pdkt, yang diawali dari sebuah taruhan. Yang mengungkap pembunuh sebenarnya, dan terbongkarnya siapa Naya yang sebenarnya! Akankah balas dendam yang akan tuntas? Atau pdkt yang akan membuat Ken lupa tujuan awal? Siapakah pembunuh mama nya Ken? Siapakah Naya sebenarnya? Benarkah Michel pembunuhnya? "Sebenarnya kamu mencintaiku. Tapi kamu salah mengerti perasaanmu sendiri." ~Naya Sekedar informasi: Untuk para pembaca. Mohon maaf ada kesalahan di beberapa part. Dan ada part yang tertukar. Karena kesalahan saat publish. Untuk part "mulai peduli" dan "kebersamaan" baca yang "kebersamaan" dulu biar alurnya jelas. Maaf masih belum bisa revisi. Tapi bakalan di revisi kok. Terimakasih.... FOLLOW DULU SEBELUM MEMBACA! Langsung baca aja yuk!
All Rights Reserved
#159
naya
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BUMANTARA
  • Mirror [END]
  • Benci Raka Cakrawala || TERBIT
  • Help Me! (18+ / Ended)
  • Sang Pemilik Luka
  • bALIKAn TogEther || HIATUS
  • Suamiku Amnesia (REPOST)
  • Mi Frourà
BUMANTARA

PLAK!!! Suara tamparan keras yang menghantam pipi seorang gadis yang tengah meringkuk di atas dinginnya lantai toilet. Gadis itu tak melawan, dia hanya diam sambil menatap nanar pada lantai, dia Naya Rivera. "ANJ**G! gak guna lo!" maki seorang siswi itu, sambil sesekali menendang tubuh gadis malang itu. "Maaf." ucap Naya itu dengan nada bergetar, hanya kata itu yang bisa dia ucapkan di balik rasa takutnya. Cih! Bukannya merasa kasihan, siswi itu malah semakin membabi buta dengan menarik keras rambut Naya, lalu mencengkram kuat-kuat rahang Naya. "Apa? maaf lo bilang?! Kata maap lo gak cukup buat nilai tugas gue jadi 100 tolol! Dasar anak pelac*r!" keras dan tidak tahu rasa terima kasih, itulah Rossalia Maharani. Menjadikan Naya sebagai budak untuk mengerjakan semua tugasnya. Naya memang terkenal akan sifat lugu serta kepintarannya, dan Rossa berpikir bahwa mengapa dia tidak memanfaatkan itu semua bukan? Tuntutan akan keluarga Rossa, yang menekan anaknya untuk menjadi yang paling utama dalam hal apapun, apalagi masalah prestasi di sekolahnya. Bagi Naya, sekolah ataupun rumah itu sama saja, iya sama saja tempat yang menyakitkan. Disaat orang lain merasakan rumah menjadi tempat ternyaman, namun itu tidak berlaku bagi Naya. Tamparan bahkan pukulan sudah menjadi bagian yang Naya dapatkan setiap harinya. Tak ada yang menyayanginya, tak ada yang mampu mengerti keadaannya, tak ada seorangpun. Ibu nya? Tidak, dia sama saja seperti orang lainnya. Teman? itu apa lagi, Naya sama sekali tidak mempunyai teman. "Mana ada orang yang mau berteman dengan orang udik seperti saya" pikiran itu yang selalu tertancap keras di pikirannya. Apakah Naya mampu melawan setiap kesedihan nya? Akankah Naya merasakan kebahagiaan seperti yang orang lain rasakan?

More details
WpActionLinkContent Guidelines