NAURA
  • WpView
    LECTURAS 3
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, ene 12, 2022
"Luka batin lebih menyakitkan dari luka fisik" - Naura - Naura Elsha Khinatta, nama remaja yang harus merasakan pahitnya dunia luar. Gadis yang orang kira hidup bahagia namun nyatanya ia tak bahagia. Hidup dalam kekecewaan adalah musuh terbesarnya. Ia suka ketenangan namun ia tak suka kesendirian. Saat sendiri ia merasa hidupnya adalah kesalahan bagi orang disekitarnya. Ia sudah merasakan kekecewa dari keluarga, kekasih, bahkan teman yang ia anggap sebagai orang yang paling mengerti dirinya ternyata adalah musuh terbesarnya sendiri.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • NALA KEENARA [Hiatus]
  • Kenapa Harus Aku ??   (END) ✓
  • 𝑨𝒌𝒔𝒂𝒓𝒂 𝑫𝒊 𝑳𝒂𝒏𝒈𝒊𝒕 𝑷𝒂𝒔𝒖𝒏𝒅𝒂𝒏
  • MY CRUSH
  • TRAUMA
  • JATUH RAPUH
  • CHAGRIN
  • About Nala [Selesai]
  • SELENOPHILE
  • 𝑨𝑹𝑨𝑲𝑯𝑨 [TERBIT]

Dia Nala keenara, gadis cantik dengan hobi yang sangat unik yaitu, membuat masalah. Ia adalah anak yang nakal, jahil, dan sering sekali bertingkah. Semua orang mengenalnya sebagai gadis yang tak pernah bisa diam, selalu membuat keributan, selalu mengundang tawa dengan tingkah lakunya yang kadang keterlaluan. Namun, di balik sikap nakal dan jahilnya, ada sebuah luka yang dalam. Luka yang bahkan hingga kini belum juga terobati. Luka yang dapat membuat ia bertingkah seperti itu. Apakah mungkin, suatu saat nanti, Nala bisa berubah? Bisa melepaskan diri dari perangkap kebiasaannya yang selalu membuat masalah? Apakah takdirnya akan berubah, ataukah ia akan tetap terperangkap dalam siklus yang ia ciptakan sendiri? Mungkinkah takdir baik akan memihaknya suatu hari nanti? Mungkin, Tidak ada yang tahu bukan? ••• ⚠️Warning • Dilarang keras plagiat cerita. • Jika ada persamaan nama tokoh, tempat dan alur cerita yang sama itu hanya kebetulan semata tidak ada unsur kesengajaan di dalamnya. • Hasil pemikiran dan ketikan sendiri. • Banyak kata-kata kasar/umpatan

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido