My Baby Girls

My Baby Girls

  • WpView
    Reads 6,033
  • WpVote
    Votes 441
  • WpPart
    Parts 34
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jan 2, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
Bagi Aldo hidupnya hanya untuk memastikan Baby baik-baik saja, gadis rapuh yang terlihat begitu kuat yang tinggal di samping rumahnya. Gadis kecil yang sudah kehilangan senyumnya sejak ana meninggal dan Hendra yang membawa masuk selingkuhannya serta anak haramnya ke rumah Baby. Merebut posisi Baby yang sejak awal adalah pewaris utama Divincy "Hidup aku terlalu gelap Al" Baby menyorot hampa. Kedua tangannya terbuka, menerima elusan hangat dari tangan besar Aldo. "Bagi aku kamu masih secerah dulu Be" Baby mengulas senyum Samar. Aldo tidak pernah berubah. Satu-satunya yang tidak pernah berubah dalam hidupnya hanya Aldo. "Tapi aku sekarang jahat Al" Aldo menggeleng cepat, Baby-nya masih seperti dulu. Masih bersih tanpa noda seperti dulu. "Bagi aku, kamu tetap sama. Tidak pernah berubah sama sekali, aku sayang kamu Be. " Aldo mengusab pelan tangan Beby. Dan mengecup dalam kening Baby dan Menarik Baby dalam pelukan hangatnya. "Semuanya akan baik-baik saja Be, karena aku yang akan memastikan semuanya akan baik-baik saja. Tenanglah!" Beby mengangguk pelan. Apa semuanya akan baik-baik saja? Apa yang Aldo katakan benar? Tapi kalau bukan Aldo siapa lagi yang harus dia percaya? Lelaki busuk itu? Ia bahkan Tidak ingin melihat wajahnya lagi. Lelaki Brengsek yang sudah menghancurkan hidupnya. Tunggu saja pembalasannya! ***
All Rights Reserved
#184
ae
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • AGGA
  • [35]. Revenge [ Krist x Singto ]
  • ALTARSYA
  • Althalan Vs Amore
  • Edgar Vaske
  • Bad Papa
  • Kako Kara No Koibito [End]
  • Tempted
  • 27 FEBRUARI
AGGA

### "Katanya ada junior baru, cantik! Lo udah tau, bro?" Sena menyenggol lengan Vian dengan sikunya berkali-kali. Vian berdecak sebal melihat permainan dalam ponselnya yang hampir berakhir, melirik sahabat kentalnya itu sekilas. "Bacot lo, ah." "NAH, NAH! ITU 'TUH, YAN, ANAKNYA!" Mata Vian menyipit, memperhatikan gadis bertubuh langsing yang berjalan berlawanan arah dengannya. Seketika matanya membulat saat sebuah ingatan masa lalunya melintas di kepalanya. DEG! "Atha?" bisik Vian pelan. *** Gabriell Alvian merupakan cinta pertama sekaligus sakit hati pertama seorang Athaya Godelava. Sejak penolakan terang-terangan Vian tentang gigi berantakan, wajah berjerawat, dan kulit gelap Atha sewaktu SMP, Atha berhenti mencari cinta baru dan mulai muak dengan cermin. Kalau saja dua tahun belakangan ada hal yang bisa dilakukan untuk mengalihkan kesedihannya, Atha tidak akan merombak fisiknya hingga masuk jajaran cecan di kampusnya. Masalahnya, Vian yang ternyata senior Atha tidak terbiasa dengan hal itu. Dan lagi, fokus Atha bukan lagi pada cinta pertamanya, meskipun nama yang sama tetap berdiam di hati yang sama. ### a/n : "ngeselin lo nyet gager aja belom selese" siap. ### bagaimana cara membedakan catatan penulis yang berfaedah dan yang tidak dalam cerita ini? mudah saja. kalau catatan penulisnya ada di awal bab, berarti penting. kalau ada di akhir bab, ya berarti kebalikannya. ###

More details
WpActionLinkContent Guidelines