Terbenam Sebelum Tengelam

Terbenam Sebelum Tengelam

  • WpView
    Reads 99
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Jan 31, 2022
Seorang gadis tengah berbaring di ranjang rumah sakit, dengan mata terpejam namun hanya berpura-pura. Ia mendengarkan dengan jelas semua ucapan orang-orang disekitarnya. Sambil berkata pelan, orang-orang yang berada disekitar brankar gadis yang tengah berbaring itu berbicara, "Jadi gimana sama hubungan kita mas, sampai kapan kita harus menyembunyikan hubungan kita dari dia. Aku capek terus sembunyi-bunyi, mau sampai kapan kita nyembunyiin semua ini mas." Dengan nada frustasi ia mengeluhkan kata-kata tersebut kepada seorang laki-laki yang memandangnya dengan tatapan yang sama lelah. "Kamu harus ngerti sayang, kondisinya yang saat ini tengah terpuruk tidak mungkin kita mengungkapkan semuanya. Kamu harus sabar, aku janji akan mengatakan semuanya jika kondisi dia sudah mulai membaik." Dengan pandangan memohon ia mengenggam tangan perempuan dihadapannya. "Nggak, udah cukup selama ini aku bersabar mau sampai kapan kamu mengurusnya dan menyembunyikan hubungan kita untuk melindungi perasaannya. Aku tidak bisa bersabar lagi, kamu putuskan memilihku atau dia." Laki-laki itu kaget dengan ungkapan yang dilontarkan oleh kekasihnya, "Bagaimana bisa kamu berkata seperti itu Saras, mana mungkin aku bisa memilih diantara kalian berdua." Tanpa mereka sadari gadis yang tengah berbaring itu, mendengarkan percakapan mereka. Dengan menahan semua air mata yang ingin segera keluar, dibalik selimut tangan sebelah kanannya yg tidak dipasangkan infusan mengepalkan tangannya erat mencoba bertahan untuk menahan semua tangisan dan emosinya. "Jadi selama ini, aku telah dibohongi oleh kalian berdua." Jeritnya dalam hati.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Fierce Love
  • MENDEKAP RINDU
  • NAYANA (Complete)
  • RUMPANG (COMPLETED)
  • Sampai Saat Ini, Aku Masih Mengagumi Dirimu
  • Yesterday Lies
  • MY HOPE IS YOU (END)
  • Jane [OPEN PO]

Tak disangka malam itu akan menjadi awal dari kisah Daniel dan Zayna. Bagaimana Zayna masuk ke dalam lingkaran kehidupan Daniel yang membuatnya tak dapat keluar lagi. "Sekali lo masuk dalam genggaman gue, gak ada jalan keluar. Gue gak akan biarkan lo pergi, apa pun yang terjadi." Kontak mata keduanya tak terputus, seakan mata yang berbicara mengenai semua ini. "Gue tanya sekali lagi, lo serius mau jadi pacar gue Zayna Cleodora Tarwisa?" Suara serak nan berat itu mampu membuat bulu badan Zayna berdiri. Gelombang hasrat menyerbu dirinya. Rasa penasaran akan seberapa besar cinta Daniel padanya membuat dirinya terlena. Satu aggukan mantap dari Zayna sudah cukup untuk membuat Daniel tersenyum. Itu pertama kalinya Zayna melihat lelaki itu tersenyum. "You are mine now. Don't even think of running-I'll always know where to find you Mrs.Mahatma."

More details
WpActionLinkContent Guidelines